Contoh Cerpen Kepahlawanan

Ini cerpen hasil karya sendiri. Cuman ingin berbagi, sapa tau bisa membantu. Jika ingin copas, please sertakan ‘source’!!

 

Batasan dan Perbedaan

 

            Langit teduh kebiruan memayungi dusun terpencil di lembah sunyi itu. Siang hari, matahari bersinar cerah menembus celah-celah rimbun dedaunan. Demikian sejuk angin yang berembus dari bukit-bukit yang mengelilingi dusun itu hingga di siang hari pun di bawah pohon adalah tempat favorit para warga melepas penat sehabis beraktivitas.

            Dusun Jati, begitulah orang menyebutnya. Tanah kelahiranku yang selalu kurinduhkan saat aku memutuskan menetap di Ibu Kota mengikuti suami tercinta.

~@®@~

            “Ibu sudah bilang, jangan bermain di rumah budhe Ira lagi!”

            “Tapi kenapa bu?”

            “Apa Tari lupa kalau Budhe Ira sedikit terganggu pikirannya setelah ditinggal meninggal Pakde Kun?”

            “Tari mana lupa hal itu.”

            “Lalu kenapa Tari masih juga bermain di sana?”

            “Budhe Ira kasihan, bu. Dia sendirian di rumahnya yang sepi itu.”

            “Ibu hanya takut kalau sampai Tari di apa-apakan Budhe Ira saat dia kumat.”

            “Memangnya kenapa Pakde Kun sampai meninggal bu?

            “Pakde Kun seorang Dokter, beliau bekerja di Ibu Kota yang jauh dari dusun kita ini. Tapi suatu hari Budhe Ira menangis dan menjerit sejadi-jadinya setelah tau peti Pakde Kun ada tepat di depan rumahnya.”

            “Kenapa Tari tak ingat kejadian itu, bu?”
            “Tari saat itu masih berumur 3 tahun, sayang.”

            “Apa tinggal di Ibu Kota bisa meninggal bu?”

            “Haha, bukan seperti itu maksud ibu. Pakde bukan hanya bekerja berdiam diri di Rumah sakit, tapi Pakde juga aktif berjuang mengobati orang sakit di luar Negeri yang terjebak perang.”

            “Kalau dewasa nanti Tari tak ingin punya suami dokter, bu. Tari takut.”

            “Iya, Ibu mengerti.”

~@®@~

            “Tar, mulai minggu depan aku akan ditugaskan di Ibu kota. Jaga kesehatanmu baik-baik!” Mas Deni menjatuhkan diri di sofa keras milik kami.

            Sudah genap sebulan ini aku dan Mas Deni menjalani hidup seatap sebagai pasangan suami istri. Aku yang hanya seorang guru TK yang siapa sangka dapat bertemu Mas Deni saat mengantar siswaku yang pingsan tiba-tiba. Dinding puskesmas bercat cream yang telah dipenuhi bercak coklat akibat merembesnya air hujan menjadi saksi awal bertemunya aku dan Mas Deni. Tak pernah terpikir olehku akan menjadi istri seorang Dokter. Hal yang paling aku benci dan hindari sekarang mendadak memeluk dan memasuki tubuhku serta kehidupanku secara paksa. Takdir. Itulah sebuah keajaiban yang harus kupatuhi meskipun aku menolak dan menghindarinya sekuat tenaga.

            Mas Deni mengapai tangan kiriku dan mengenggamnya kuat. Seakan menyalurkan kekuatannya bahwa hari esok nanti akan baik-baik saja, meskipun untuk sementara waktu aku tak akan membuatkan sarapan, makan siang ataupun makan malam untuk 2 porsi. Jelas, untuk aku satu dan untuk Mas Deni satu. Bagaimana kalau bukan sementara? Bagaimana kalau Mas Deni pergi dan tak kan kembali?

            Itulah yang menjadi momok saat aku memutuskan menerima lamarannya 1 bulan yang lalu. Mengikhlaskan seluruh hidupku untuk menemaninya. Mengingkari janji saat kecilku pada Ibu jika dewasa nanti tak ingin menikah dengan seorang dokter. Dan terakhir yang membuatku takut setengah mati, aku benar-benar takut Mas Deni mengatakan kata itu. Aku rela jika Mas Deni memarahiku ataupun mengatakan kata yang menyinggungkan. Tapi jangan mengatakan kata itu, kata dia akan meninggalkanku. Apakah semua istri seorang dokter akan mengalami nasib sepertiku?

            “Masa percobaannya cuma 6 bulan setelah itu aku kembali, tapi…” Mas Deni menggantungkan ucapannya. Aku meneguk ludahku dalam.

            “Aku tak boleh pulang kemari lagi. Karena sepenuhnya aku harus rela tinggal di sana.” Lanjut Mas Deni sambil menatapku memelas. Aku tersenyum kecut.

            “Ok! Aku mengijinkan Mas pergi, tapi ijinkan juga aku tinggal di Ibu kota!” Sekilas wajah Mas Deni terlihat kaget dengan ucapanku. Setelahnya ia tersenyum dan memelukku “Baiklah” gumamnya tepat di telingaku.

~@®@~

            Bukan hal yang baru aku melangkahkan kaki di Ibu kota. Saat mengambil kuliah, aku memutuskan untuk belajar di Universitas Gajah Mada. Aku telah membulatkan tekad, meninggalkan dusun yang tenang dan damai juga keluarga tercinta hanya untuk memastikan Mas Deni baik-baik saja di sini. Dan juga mencoba hal baru dengan hidup di keramaian yang pernah aku alami saat masa kuliah.

            Setelah pindah, aku memutuskan untuk bekerja di rumah saja. Membuka toko kelontong bukan hal yang buruk. Dan Mas Deni? Ia juga baik-baik saja dengan pekerjaannya.

            “Jika aku harus pergi ke luar benua apa Tari juga akan mengikutiku?” tiba-tiba Mas Deni menanyakan hal aneh itu padaku. Dengan cepat aku meresponnya.

            “Tentu saja, bahkan sampai di lubang semut sekalipun, Mas.” Ia tersenyum mendengarnya. Aku tak tau apa yang akan dia rencanakan sekarang. Aku hanya berdoa semoga semuanya berjalan dengan baik.

            Benar saja, setelah 6 bulan berlalu tak pernah terpikir olehku akan muncul kata-kata dari bibir Mas Deni yang membuat kakiku serasa melayang.

            “Uji coba 6  bulan telah berlalu, sekarang pekerjaanku yang sebenarnya akan dimulai.”

            Begitu lembut ia mengatakannya, tapi tetap saja itu membuat hatiku mencelos begitu saja. Tak tanggung-tanggung yang ia katakan. Kamboja. Negara yang kutau dari Mas Deni sedang terjebak perang. Ia akan memberikan segalanya di sana, tak peduli dengan istri ataupun keluarganya. Bahkan pernikahan kita belum genap setahun.

            “Apa tak cukup dengan pergi tengah malam demi pasien? Pasien di sini sudah merepotkan, mas. Apalagi pasien di sana.” Egoisku muncul. Aku tak sanggup mendengar kata ‘Pergi’ lagi.

            “Bahkan aku ingin melakukan lebih dari ini, Tar.” Aku tertegun heran. Mas Deni menuntunku duduk di pinggir kasur.

            “Dulu aku ingin menjadi tentara. Berangkat dengan nama baik negara dan pulang dengan nama baik keluarga. Tapi takdir memutuskan untuk menjadi dokter.”

            “Di sini banyak yang membutuhkanmu, mas. Buat apa harus pergi sejauh itu?” Mataku mulai memanas.

            “Hanya seperti ini aku merasa seperti tentara. Inilah panggilan jiwaku, Tar.”

            “Kalau begitu aku harus ikut! Harus!”

            “Kali ini jangan!” Akhirnya air mataku lolos. Aku semakin menangis melihat Mas Deni dengan cekatan memasukkan bajunya ke dalam tas.

            “Tapi kenapa, mas?” tanyaku lirih dan hampir tak terdengar. Rasa takut itu kembali muncul dalam benakku. Berputar-putar dan memenuhi pikiranku.

            “Apa ada seorang tentara membawa istrinya di medan perang?”

            “Lihat kenyataan, mas! Kau itu hanya dokter, tak lebih. Aku bisa membantumu di sana.” Ku kuatkan hatiku.

            “Aku hanya ingin ada yang mau mendoakanku dari sini dan menungguku pulang dengan selamat. Tari pasti akan mengerti suatu saat nanti.” Mas Deni mengecup keningku. Aku hanya bisa menangis dan menangis. Menyerah pada keinginannya.

~@®@~

            Kubersihkan alat-alat logam yang telah kusam ini. Terlihat bercak kecil berkarat namun nampak jelas di bagian sisi-sisinya. Dan pasti kau akan merasakan dingin yang khas jika alat ini menyentuh kulit dadamu. Dan telah menjadi rutinitasku berkutat dengan beberapa alat yang seharusnya berada di Rumah sakit ini. Teringat kembali siapa pemiliknya dan kugapai selembar kertas dengan tulisan ‘Penghargaan’ di bagian atasnya yang di cetak tebal yang berada di dekat alat-alat tadi.

            Tertulis nama ‘Dwi Deni Wibowo’ di sana. Akhirnya cita-citanya terwujud. “Berangkat dengan nama baik negara dan pulang dengan nama baik keluarga.” Niatan yang sungguh mulia. Dan aku baru menyadarinya saat ia hanya pulang dengan nama. Meninggalkan istri yang tengah mengandung janin yang baru genap berumur 1 bulan. Kesalahanku adalah tak membiarkan ia tau bahwa aku sedang mengandung anaknya. Tapi jika dia tau, apakah ia akan tetap di sini? Entahlah.

            “Ibu, Satria sudah menunggu.” Kudongakkan kepalaku, menatap putri semata wayangku yang tengah tersenyum. Matanya yang teduh itu sungguh persis ayahnya. Mata itu yang membuatku jatuh cinta. Ia mengenggam tanganku. Dan menuntunku ke ruang tamu. Menuju pemuda yang dicintainya. Mungkin mereka meminta izin untuk bertunangan atau mungkin, menikah.

            “Maaf nak sudah menunggu.”

            “Tak apa-apa bu.” Pemuda ini menyalamiku dan duduk di sampingku. Sopan sekali perilakunya.

            “Jadi apa pekerjaanmu, nak?” Aku juga seorang ibu yang hanya ingin melihat anakku bahagia di masa depan. Tak lebih. Ia hanya tersenyum dan malah memandang anakku. Sekilas aku juga ikut menatap Jihanku. Dan ada apa ini? Jihan hanya menunduk.

            “Ada apa, han? Hmm?”

            “Satria adalah calon dokter, bu.” Ucapnya lirih. Ku genggam tangannya erat. Aku tau, Jihan terlalu memikirkan perasaanku. Ia tak ingin melihatku terluka dengan masa lalu ayahnya sendiri. Dan ia melihat sendiri sebuah peti dengan berpuluh-puluh orang memasuki rumah sederhana kami. Saat itu ia masih berumur 5 tahun. Dengan takut ia terus bertanya padaku ‘kenapa ibu menangis?’.

            “Kalau kalian yakin, ibu menyetujui kok.” Mereka berdua memelukku. Aku tak ingin egois. Aku malah tak ingin melihat Jihan menderita hanya karena egoku.

            “Terima kasih ibu.”

            “Aku janji, bu. Akan menjaga Jihan dengan baik.”

            “Jangan berjanji padaku, berjanjilah pada Jihan, nak.”

            Takdir. Hal itulah yang telah menyelimuti kehidupanku. Sejauh apa kau berlari, maka saat kau berhenti kau akan bertemu dengan takdir yang telah kau jauhi sebelumnya. Mas Deni, aku tak ingin anak kita bernasib sama sepertiku. Sudah cukup.

Tata Bahasa Korea

Tata Bahasa Korea : Bentuk Lampau ( 았 / 었 / 했다 )

Dalam tata bahasa korea, pembagian kalimat berdasarkan waktu di bagi
3 yakni : bentuk lampau , bentuk sekarang, dan bentuk yang akan datang.
Bentuk sekarang kayaknya sudah pernah saya bahas di materi “Susunan SP
Verb ( predikat kata kerja ) dan Susunan SOP ( Partikel Objek ) ” .
Bentuk kalimat sekarang sama halnya dengan kalimat biasa ( SP Verb dan
SOP) dan di sini kita akan membahas bentuk kalimat lampau. Sebelum kita
memasuki bentuk kalimat lampau terlebih dahulu kita buka sejenak materi
kalimat sekarang ( SP Verb dan SOP ),

BENTUK SEKARANG :

1. Formal : badchim ada => P + 습 니다 , badchim tidak ada => P + ㅂ니다
2. Informal :

* Vokal akhir 아 dan 오 => P + 아요 , penulisan gabungan : 아 + 아요 => 아요 , dan 오 + 아요 => 와요.

* Vokal akhir 어 , 이 , 으 , 우 => P + 어요 , penulisan gabungan : 어 +
어요=> 어요 / 이 + 어요 => 여요 / 으 + 어요 => 어요 / 우 + 어요 => 워요 .
* Akhiran 하다 => 해요 .

BENTUK LAMPAU :

Sama halnya dengan bentuk sekarang, bentuk lampau di sini juga di pengaruhi oleh vokal akhir :

1) Bilamana vokal akhir 아 dan 오 ==> P + 았어요 ( kalimat informal )
/ P + 았 습니다 ( kalimat formal ), untuk penulisanya, kalau tanpa badchim
maka kedua vokal dapat di gabung,

* 아 + 았어요 => 았어요
* 오 + 았어요 => 왔어요

kalau tanpa badchim hanya tinggal menambahkan 았어요 pada predikat, contoh :

1. 가다 => 다 hilang, vokal akhir 아 , tanpa badchim => P + 았어요 => 가 + 았어요 => 갔어요 =>( sudah ) pergi
2. 보다 => 다 hilang , vokal akhir 오 , tanpa bdchim => P + 았어요 => 보 + 았어요 => 봤어요 => ( sudah ) melihat
3. 일어나다 => 다 hilang, vokal akhir 아 , tanpa badchim => P + 았어요 => 일어나 + 았어요 => 일어났어요 => ( sudah ) bangun
4. 앉다 => 다 hilang, vokal akhir 아 , ada badchim ㅈ => P + 았어요 => 앉 + 았어요 => 앉았어요 => ( sudah ) duduk
5. 받다 => 다 hilang , vokal akhir 아 , ada badchim ㄷ => P + 았어요 => 받 + 았어요 => 받았어요 => ( sudah ) menerima
6. 오다 => 다 hilang , vokal akhir 오, tanpa badchim => P + 았어요 => 오 + 았어요 => 왔어요 => ( sudah ) datang

2) Bilamana vokal akhir 어 , 우 , 으 dan 이 => P + 었어요 ( kalimat
informal ) / P + 았 습니다 ( kalimat formal ), untuk penulisanya kalau
tanpa badchim maka kedua vokal bisa di gabung, penggabunganya sebagai
berikut :

* 어 + 었어요 => 었어요
* 우 + 었어요 => 웠어요
* 으 + 었어요 => 었어요
* 이 + 었어요 => 였어요

tetapi kalau tanpa badchim penulisanya tinggal menambahkan 었어요 pada predikat, contoh :

1. 쓰다 => 다 hilang, vokal akhir 으 , tanpa badchim => P + 었어요 => 쓰 + 었어요 => 썼어요 => ( sudah ) menulis
2. 읽다 => 다 hilang, vokal akhir 이 , badchim ㄱ => P + 었어요 => 읽 + 었어요 => 읽었어요 => ( sudah ) membaca
3. 먹다 => 다 hilang , vokal akhir 어 , ada badchim ㄱ => P + 었어요 => 먹 + 었어요 => 먹었어요 => ( sudah ) makan
4. 배우다 => 다 hilang, vokal akhir 우 , tanpa badchim => P + 었어요 => 배우 + 었어요 => 배웠어요 => ( sudah ) belajar
5. 마시다 => 다 hilang, vokal akhir 이 , tanpa badchim => P + 었어요 => 마시 + 었어요 => 마셨어요 => (sudah ) minum
6. 만들다 => 다 hilang , vokal akhir 으 , ada badchim ㄹ => P + 었어요 => 만들 + 었어요 => 만들었어요 => ( sudah ) membuat

3) Bilamana predikat berakhiran 하다 => 했어요 , contoh :

1. 결혼하다 => 다 hilang => 결혼했어요 ( sudah ) menikah
2. 공부하다 => 다 hilang => 공부했어요 ( sudah ) belajar
3. 준비하다 => 다 hilang => 준비했어요 ( sudah ) bersiap siap
4. 실패하다 => 다 hilang => 실패했어요 ( sudah ) gagal
5. 사랑하다 => 다 hilang => 사랑했어요 ( sudah ) mencintai
6. 성공하다 => 다 hilang => 성공했어요 ( sudah ) sukses
7. 행복하다 => 다 hilang => 행복했어요 ( sudah ) bahagia
8. 약속하다 => 다 hilang => 약속했어요 ( sudah ) berjanji
Contoh kalimat :

* Saya (sudah) 2 tahun belajar bahasa mandarin di china => 저는 2년 중국에서 중국어를 공부했어요
* Andi ( sudah ) bekerja di Hyundai Electrik Wire dari tahun 2005 sampai 2010 => 안디씨가 2005부터 2010까지 현대 전선에서 일했어요
* Kemarin malam, santi ( sudah ) janji kepada saya => 어제 밤에 산띠씨가 나에게 약속했어요
* Aku ( sudah ) 2 kali gagal => 난 2 번 실패했어요
* Setiap pagi jam 5 : 30 aku ( sudah ) bangun => 나는 5:30시 아침 마다 일어닜어요
* Yanto datang ke korea 2 tahun yang lalu => 얀떠씨가 제작년에 한국에 왔어요
* Saya ( sudah ) menerima surat dari ibu kemarin => 저는 어제 어머니한테서 편지를 받았어요

Tata Bahasa Korea : Tidak Bisa [ 못(mot) dan 을(eul) / ㄹ 수없다(l sueobsda) ]

Bentuk ini hanya merupakan lawan kata atau kebalikan dari bentuk “
bisa ( 을 /ㄹ수 있다 ) “, dan untuk mengungkapkan ketidak sanggupan
seseorang dalam melakukan sesuatu hal. Sama halnya dengan bentuk bisa (
을 /ㄹ수 있다 ) , bentuk ini juga banyak jenisnya dan memiliki peran yang
berbeda beda pula, hanya saja point penggunaanya tetap sama pada satu
akar dan pohon “ bisa dan tidak bisa ” . Kalau saya jelaskan jenis
jenis lainya dari bentuk bisa dan tidak bisa, mungkin akan serasa mumet
kepala kita, terlebih lagi untuk ukuran saya ini yang lebih
mementingkan conversation ( percakapan ) dan baru belajar tahap awal
atau dasarnya bahasa korea , tapi akan sedikit berbeda bagi yang sedang
duduk di bangku kuliah jurusan sastra korea , di tambah lagi di
universitas korea, maka penjabaran jenis dari tiap bentuk dalam tata
bahasa sangat di perlukan bagi mereka. Tapi di sini saya hanya akan
menjelaskan dari bentuk yang sering di gunakan dalam percakapan sehari
hari saja.

Dari beberapa bentuk yang sering di gunakan dalam kehidupan sehari hari dari bentuk tidak bisa ada 2 macam , yakni :

1. 못(mot)
2. 을 / ㄹ수 없다 (eul / l su-issda)

I ) 못(mot) => bentuk ini tidak di pengaruhi badchim ataupun vokal
akhir, hanya tinggal menambahkan kata 못 saja di depan kata kerja yang
tidak berakhiran 하다 (hada). Secara simbolis bisa kita tulis =>
못(mot) + P , contoh :

* 가다 ( gada / pergi ) => 다 (da) hilang , 못(mot) + P => 못 가요 ( mot gayo / tidak bisa pergi )
* 보다 ( boda / melihat ) => 다(da) hilang , 못(mot) + P => 못 봐요 ( mot bwayo / tidak bisa melihat )
* 자다 ( jada / tidur ) => 다(da) hilang , 못(mot) + P => 못 자요 ( mot jayo / tidak bisa todur )
* 앉다 ( anjda / duduk ) => 다(da) hilang , 못(mot) + P => 못 앉아요 ( mot anjayo / tidak bisa duduk )
* 살다 ( salda / tinggal ) => 다(da) hilang , 못(mot) + P => 못 살아요 ( mot sarayo / tidak bisa tinggal )
* 웃다 ( utda / menangis ) => 다 (da) hilang , 못(mot) + P => 못 웃어요 ( mot usoeyo / tidak bisa menangis )

* 그립다 ( geuribda / rindu ) => 다(da) hilang ( badchim ㅂ badchim
spesial akan hilang dan di tambah huruf 우(u) jika di ubah dalam bentuk
kalimat informal ) , 못(mot) + P => 못 그리워요 ( mot geuriwoeyo / tidak
bisa merindukan )

* 듣다 ( deudda / mendengar ) => 다 hilang , ( badchim ㄷbadchim
spesial, akan berubah menjadi badchim ㄹ bila dalam bentuk kalimat
informal ) , 못(mot) + P => 못 들어요 ( mot deuroeyo / tidak bisa
mendengar )

Kalau dalam bentuk kata yang berakhiran 하다(hada) , penempatan kata 못(mot) terletak sebelum kata 하다(hada) , contoh :

* 사랑하다 ( saranghada / mencintai ) => 다(da) hilang =>
사랑(sarang) + 못 해요(mothaeyo) => 사랑 못해요 ( sarang mothaeyo / tidak bisa
mencintai )
* 일하다 ( ilhada / bekerja ) => 다(da) hilang => 일(il) + 못 해요(mothaeyo) => 일 못해요 ( il mothaeyo / tidak bisa bekerja )

* 농담하다 ( nongdamhada / bercanda ) => 다(da) hilang , 농담(nongdam) +
못해요 => 농담 못해요(mothaeyo) ( nongdam mothaeyo / tidak bisa bercanda )

* 속상하다 ( sogsanghada / merasa jengkel ) => 다(da) hilang ,
속상(sogsang) + 못해요 => 속상 못해요(mothaeyo) ( sogsang mothaeyo / tidak
bisa merasa jengkel )

* 생각하다 ( saenggaghada / berfikir ) => 다(da) hilang , 생각 +
못해요(mothaeyo) => 생각(saenggak) 못해요 ( saenggag mothaeyo / tidak bisa
berfikir )

* 운전하다 ( unjoenhada / menyetir ) => 다(da) hilang , 운전 +
못해요(mothaeyo) => 운전(unjeon) 못해요 ( unjoen mothaeyo / tidak bisa
menyetir )

II ) 을 / ㄹ수 없다(l su eobsda) , bentuk ini sama halnya dengan 을 /ㄹ수
있다(eul / l su-issda) ( bisa ) , hanya sebagai lawan kata saja. Dari
struktur tata bahasa korea , bentuk ini juga di pengaruhi oleh badchim,
kalau ada badchim => P + 을 수없어요(eul su eobseoyo) , dan kalau tidak
ada badchim => P + ㄹ 수없어요(lsu eobseoyo) , atau kalau di gambarkan
secara simbolis sebagai berikut : Badchim ( o/x ) => P + 을 / ㄹ수
없어요(lsu eobseoyo) , contoh :

Bentuk tanpa badchim : P + ㄹ 수없어요

* 타다 ( thada / naik ) => 다(da) hilang , P + ㄹ수없어요 => 타 +
ㄹ수없어요(lsu eobseoyo) => 탈 수없어요 ( thal su oebsoeyo / tidak bisa naik )

* 내리다 ( naerida / turun ) => 다(da) hilang , P + ㄹ수없어요 => 내리 +
ㄹ수없어요(lsu eobseoyo) => 내릴 수없어요 ( naeril su oebsoeyo / tidak bisa
turun )

* 공부하다 ( gongbuhada / belajar ) => 다(da) hilang , P + ㄹ수없어요 =>
공부하 + ㄹ수없어요 => 공부 할수 없어요 ( gongbuhalsu oebsoeyo / tidak bisa belajar
)

* 사다 ( sada / membeli ) => 다(da) hilang , P + ㄹ수 없어요 => 사 + ㄹ수
없어요(lsu eobseoyo) => 살수 없어요 ( salsu oebsoeyo / tidak bisa membeli )

* 시작하다 ( sijaghada / memulai ) => 다(da) hilang , P + ㄹ수없어요 =>
시작하 + ㄹ수없어요(lsu eobseoyo) => 시작 할수 없어요 ( sijaghalsu oebsoeyo / tidak
bisa memulai )

* 일어나다 ( iroenada / bangun ) => 다(da) hilang , P + ㄹ수없어요 =>
일어나 + ㄹ수없어요(lsu eobseoyo) => 일어날수 없어요 ( iroenalsu oebsoeyo / tidak
bisa bangun )

* 기도하다 ( gidohada / berdoa ) => 다(da) hilang , P + ㄹ수없어요 =>
기도하 + ㄹ수 없어요(lsu eobseoyo) => 기도할수 없어요 ( gidohalsu oebsoeyo / tidak
bisa berdo’a )

Bentuk ada badchim : P + 을 수없어요

* 닫다 ( dadda / menutup ) => 다(da) hilang , P + 을수 없어요 => 닫 +
을수 없어요 => 닫을 수 없어요 ( daddeulsu oebsoeyo / tidak bisa menutup )

* 받다 ( badda / menerima ) => 다(da) hilang , P + 을수 없어요 => 받 +
을수 없어요 => 받을수 없어요 ( baddeulsu oebsoeyo / tidak bisa menerima )

* 먹다 ( moegda / makan ) => 다(da) hilang , P + 을수 없어요 => 먹 + 을수
없어요 => 먹을수 없어요 ( moegeulsu oebsoeyo / tidak bisa makan )

* 앉다 ( anjda / duduk ) => 다(da) hilang , P + 을수 없어요 => 앉 + 을수
없어요 => 앉을수 없어요 ( anjeulsu oebsoeyo / tidak bisa duduk )

* 웃다 ( utda / tertawa ) => 다(da) hilang , P + 을수 없어요 => 웃 + 을수
없어요 => 웃을수 없어요 ( useulsu oebsoeyo / tidak bisa tertawa )

* 읽다 ( ilgda / membaca )=> 다(da) hilang , P + 을수 없어요 => 읽 + 을수
없어요 => 읽을수 없어요 ( ilgeulsu oebsoeyo / tidak bisa membaca )

* 살다 ( salda / tinggal ) => 다(da) hilang , P + 을수 없어요 ( badchim ㄹ
badchim spesial , hilang bila bertemu vokal 으 ) => 살 + 을수 없어요 =>
살수 없어요 ( salsu oebsoeyo / tidak bisa tinggal ) –> untuk kata 살수 없어요
bisa berarti tidak bisa membeli atau juga tidak bisa tinggal, arti di
tentukan dalam konteks kalimatnya .
* 벗다 ( boetda / melepas ) => 다(da) hilang , P + 을수 없어요 => 벗 + 을수 없어요 => 벗을수 없어요 ( boeseulsu oebsoeyo )

Contoh bentuk kalimat :

1. Maaf , karena aku sudah punya pacar, aku tidak bisa mencintaimu
미안하지만, 난 애인 있으니까 너를 사랑할수 없어요 / 사랑 못해요(miane, hajiman, nan aein
iss-eunikka neoreul saranghalsu eobs-eoyo / sarang moshaeyo.)

2. Korea sangat panas ketika musin panas, maka dari itu aku tidak
bisa tinggal di korea 여름때 한국은 너무 더워요, 그러니까 난 한국에 살수 없어요 / 못살아요
(yeoreumttae hanguk-eun neomu deowoyo, geureonikka nan hanguk-e salsu
eobs-eoyo / motsarayo

3. Di luar sangat berisik banget sehingga aku tidak bisa mendengar
밖에 너무 시끄러워서 잘 들수 없어요 / 못 들어요(bakke neomu sikkeureowoseo jal deursu
eobseoyo / mot deurepyo)

4. Orang itu sangat cerewet sekali,…. kalau ia sudah berbicara , aku
tidak bisa berfikir 그 사람은 말 많아요, 그 사람은 말했으면 난 생각 할수 없어요 / 생각 못해요(geu
sarameun mal manhayo, geu sarameun malhaesseumyeon nan saenggak halsu
eobseoyo / saenggak moshaeyo)

5. Saya bisa berbahasa mandarin dengan baik tetapi sungguh tidak
bisa berbahasa korea 저는 중국어를 잘 할수 있지만 진짜 한국어를 잘 할수 없어요 / 잘 못해요(jeoneun
jung-gukeoreul jal halsu issjiman jincha hangukeoreul jal halsu
eobseoyo / jal moshaeyo)

6. Maaf saya tidak bisa menepati janji 죄송하지만 저는 약속을 지킬수 없어요 / 못
지켜요(joesonghajiman jeoneun yaksogeul jikilsu eobseoyo / mot jikyeoyo)

Kamus Instant Bahasa Korea

Bagian Rumah
거실 [geosil]: ruang keluarga
마당 [madang]: pekarangan
마루바닥 [marubadak]: lantai
문 [mun]: pintu
방 [bang]: ruangan/ kamar
부엌 [bueok]: dapur
앞문 [apmun]: gerbang
욕실 [yoksil]: kamar mandi
장벽 [jangbyeok]: dinding
지붕 [jibung]: atap
창고 [changgo]: gudang
창문[changmun]: jendela
현관[hyeongwan]: beranda
Peralatan Rumah
가위 [gawi]: gunting
거울 [geoul]: cermin
그림 [geurim]: lukisan/ gambar
냉장고 [naengjanggo]: kulkas
다리미 [darimi]: seterika
달력 [dallyeok]: kalender
등불 [deungbul]: lampu
라디오 [radio]: radio
밥솥 [bapsot]: rice cooker
벽 시계 [byeoksigye]: jam dinding
빗 [bit]: sisir
선풍기 [seonpunggi]: kipas angin
세탁기 [setakki]: mesin cuci
숟가락 [sutkarak]: sendok
스텐드 [seutendeu]: lampu
에어컨 [eeokeon]: ac
열쇠 [yeolsoe]: kunci
오븐 [obeun]: oven
유리 [yuri]: gelas
의자 [uija]: kursi
전자레인지 [jeonjareinji]: microwave
전화 [jeonhwa]: telepon
접시 [jeopsi]: piring
젓가락 [jeotkarak]: sumpit
찬장 [chanjang]: lemari
책상 [chaeksang]: meja
칼 [kal]: pisau
컴퓨터 [keompyuteo]: komputer
텔레비젼 [tellebijyeon]: televisi
포이크 [poikeu]: garpu
[bahasa korea] pakaian (옷)
바지 [baji]: celana
반바지 [banbaji]: celana pendek
블라우스 [beullauseu]: blus
브래지어 [beuraejieo]: BH
비옷 [biot]: jas hujan
속옷 [sogot]: pakaian dalam
수영복 [suyeongbok]: baju renang
스웨터 [seuwete]: switer
양말 [yangmal]: kaos kaki
옷 [ot]: pakaian
윗도리 [wittori]: pakaian atas
정장 [jangjang]: jas
치마 [chima]: rok
코트 [koteu]: mantel
티셔츠 [tisyeocheu]: kaos
팬티 [paenti]: celana dalam
[bahasa korea] makanan dan minuman
Buah-Buahan (과일
귤 [gyul]: jeruk
두리안 [durian]: durian
레몬 [remon]: limau
바나나 [banana]: pisang
사과 [sagwa]: apel
수박 [subak]: semangka
코코넛 [kokoneot]: kelapa
파인애플 [painaepeul]: nanas
포도 [podo]: anggur
Sayuran (야채)
감자 [gamja]: kentang
당근 [danggeun]: wortel
무 [mu]: lobak
버섯 [beoseot]: jamur
상추 [sangchu]: selada
시금치 [sigeumchi]: bayam
오이 [oi]: mentimun
옥수수 [oksusu]: jagung
호박 [hobak]: labu
Bumbu dapur (양념)
고추 [gochu]: cabai
마늘 [maneul]: bawang putih
생강 [saenggang]: jahe
설탕 [seoltang]: gula
소금 [sogeum]: garam
식초 [sikcho]: cuka
양파 [yangpa]: bawang merah
후추 [huchu]: merica
Makanan (음식)
간식 [gansik]: kudapan
갈비 [galbi]: kalbi (daging iga)
고기 [gogi]: daging
고추장 [gochujang]: sambal
국 [guk]: sup
국수 [guksu]: mie
김밥 [gimbap]: kimbab (nasi dibungkus rumput laut)
김치 [gimchi]: kimchi
나물 [namul]: selada korea
냉면 [naengmyeon]: mi dingin
달걀 [dalgyal]: telur
닭고기 [dakkogi]: daging ayam
된장 [doenjang]: taucho
밥 [bap]: nasi
떡 [tteok]: kue beras
불고기 [bulgogi]: bulgogi
비빔밥 [bibimbap]: bibimbap (nasi campur)
빈대떡 [bindaetteok]: martabak goreng
빵 [ppang]: roti
삼계탕 [samgyetang]: sup daging ayam ginseng
쇠고기 [soegogi]: daging sapi
아침(식사) [achim(siksa)]: sarapan
잡채 [japchae]: capcai
죽 [juk]: bubur
케이크 [keikeu]: kue
저녁(식사) [jeonyeok(siksa)]: makan malam
점심(식사) [jeomsim(siksa)]: makan siang
한과 [hangwa]: kue korea
Minuman (음료수)
녹차 [nokcha]: teh hijau
맥주 [maekju]: bir
물 [mul]: air
사이다 [saida]: sari buah
어름 [eoreum]: es
오렌지 주스 [eorenji juseu]: air jeruk
우유 [uyu]: susu
주스 [juseu]: jus
차 [cha]: teh
커피 [keopi]: kopi
콜라 [kolla]: coca-cola
[bahasa korea] hewan (동물)
포유류 [poyuryu]: mamalia
파충류 [pachungryu]: reptile
어류 [eoryu]: ikan
물고기 [mulgogi]: ikan
조류 [joryu]: burung
곤충 [gonchung]: serangga
개 [gae]: anjing
고양이 [goyangi]: kucing
소 [so]: sapi
말 [mal]: kuda
얼룩말 [eollungmal]: kuda zebra
조랑말 [jorangmal]: kuda poni
당나귀 [dangnagwi]: keledai
호랑이 [horangi]: harimau
사자 [saja]: singa
치타 [chita]: harimau kumbang
퓨마 [pyuma]: puma
돼지 [dwaeji]: babi
양 [yang]: domba
염소 [yeomso]: kambing
캥거루 [kaenggeoru]: kangguru
사슴 [saseum]: kijang
토끼 [tokki]: kelinci
기린 [girin]: jerapah
원숭이 [wonsungi]: monyet
고릴라 [gorilla]: gorilla
침팬지 [chimpaenji]: simpanse
악어 [ageo]: buaya
코끼리 [kokkiri]: gajah
곰 [gom]: beruang
여우 [yeou]: rubah
늑대 [neuktae]: serigala
하이에나 [haiena]: hyena
하마 [hama]: kuda nil
코뿔소 [koppulsu]: badak
판다 [panda]: panda
수달 [sudal]: berang-berang
박쥐 [bakjwi]: kelelawae
코알라 [koala]: koala
쥐 [jwi]: tikus
펭귄 [penggwin]: penguin
물개 [mulgae]: anjing laut
바다사자 [badasaja]: singa laut
바다코끼리 [badakokkiri]: gajah laut
고래 [gorae]: paus
돌고래 [dolgorae]: lumba-lumba
상어 [sangeo]: hiu
거북 [geobuk]: kura-kura
뱀 [baem]: ular
도마뱀 [domabaem]: kadal
개구리 [gaeguri]: katak
올챙이 [olchaengi]: kecebong
지렁이 [jireongi]: cacing tanah
거미 [geomi]: laba-laba
나비 [nabi]: kupu-kupu
나방 [nabang]: ngengat
잠자리 [jamjari]: capung
벌 [beol]: lebah
[kkulbeol]: lebah madu
메뚜기 [mettugi]: belalang
파리 [pari]: lalat
모기 [mogi]: nyamuk
바퀴벌레 [bakwibeolle]: kecoa
개미 [kaemi]: semut
금붕어 [geumbungeo]: ikan mas
오징어 [ojingeo]: cumi-cumi
문어 [muneo]: gurita
장어 [jangeo]: belut
새우 [saeu]: udang
게 [ge]: kepiting
바닷가재 [badatkajae]: lobster
참새 [chamsae]: burung gereja
닭 [dak]: ayam
오리 [ori]: bebek
거위 [geowi]: angsa
칠면조 [chilmyeonjo]: kalkun
타조 [tajo]: burung unta
공작새 [gongjaksae]: burung merak
까마귀 [kkamagwi]: burung gagak
비둘기 [bidulgi]: merpati
앵무새 [aengmusae]: burung kakak tua
독수리 [doksori]: elang
올빼미 [olppaemi]: burung hantu
[bahasa korea] olah raga (운동)
골프 [golpeu]: golf
농구 [nonggu]: basket
마라톤 [maraton]: maraton
배드민턴 [baedeuminteon]: bulutangkis
수영 [suyeong]: renang
스키 [seuki]: ski
야구[yagu]: bisbol
육상[yunksang]: atletik
체스 [cheseu]: catur
체조 [chejo]: senam
축구 [chukku]: sepak bola
태권도 [taegwondo]: taekwondo
테니스 [teniseu]: tenis
[bahasa korea] profesi (직업)
가수 [gasu]: penyanyi
간호사 [ganhosa]: perawat
건축가 [geonchukka]: arsitek
검사 [geomsa]: jaksa
경찰[gyeongchal]: polisi
공무원 [gongmuwon]: pegawai pemerintah
교수 [gyosu]: profesor
구닌 [gunin]: tentara
군대 [gundae]: tentara
기자 [gija]: wartawan
노동자 [nodongja]: buruh
농부 [nongbu]: petani
대통령 [daetongnyeong]: presiden
대학생 [daehaksaeng]: mahasiswa
디자이너 [dijaine]: desainer
배우 [beau]: artis
변호사 [byeonhosa]: pengacara
비서 [biseo]: sekretaris
부장(님) [bujang(nim)]: manajer
사업가 [saeopka]: pengusaha
사장(님) [sajang(nim)]: direktur
상인 [sain]: pedagang
선생(님) [seonsaeng(nim)]: guru
스튜어디스 [seutyueodiseu]: pramugari
식모 [singmo]: pembantu
약사 [yaksa]: apoteker
어부 [eobu]: nelayan
엔지니어 [enjinieo]: teknisi
요리사 [yorisa]: koki
은행원 [eunhaengwon]: pegawai bank
의사 [uisa]: dokter
장관 [janggwan]: menteri
조종사 [jojongsa]: pilot
주부 [jubu]: ibu rumah tangga
컴퓨터 프로그래머 [keopyuteo peurogeuraemeo]: progamer komputer
판사 [pansa]: hakim
피아니스트 [pianiseuteu]: pianis
학생 [haksaeng]: siswa
화가 [hwaga]: pelukis
회사원 [hoesawon]: pegawai perusahaan
[bahasa korea] pendidikan (교욕)
Sistem Pendidikan
유치원 [yuchiwon]: TK
초등학교 [chodeunghakkyo]: SD
중학교 [junghakkyo]: SMP
고등학교 [godeunghakyo]: SMU
대학교 [daehakkyo]: perguruan tinggi
대학원 [daehakwon]: pasca sarjana
Jurusan Kuliah
경영학 [gyeongyeonghak]: marketing
문학 [munhak]: sastra
물리학 [mullihak]: fisika
생물학 [saengmulhak]: biologi
수학 [suhak]: matematika
의학 [uihak]: ilmu kedokteran
컴퓨터공학 [keopyuteogonghak]: ilmu komputer
한국학 [hangukak]: pendidikan bahasa korea
화학 [hwahak]: kimia
Gelar
학사 [haksa]: sarjana
석사 [seoksa]: master
박사 [baksa]: doktor
[bahasa korea] warna (색깔)
갈색 [galsaek]: cokelat
검정색 [geomjeongsaek]: hitam
노란색 [noransaek]: kuning
보가색 [bogasaek]: ungu
빨간색 [ppalgansaek]: merah
자주색 [jajusaek]: ungu
주황색 [juhwangsaek]: orange
초록색 [choroksaek]: hijau
파란색 [paransaek]: biru
핑크색 [pingkeusaek]: pink
하얀색 [hayansaek]: putih
회색 [hoesaek]: abu-abu
[bahasa korea] penyakit (병)
각기 [gakki]: beri-beri
결핵 [gyeolaek]: sakit paru-paru
고혈압 [gohyeorap]: hipertensi
기관지염 [gigwanjiyeom]: tbc
기침 [gichim]: batuk
당뇨명 [dangnyomyeong]: diabetes
대하 [daeha]: keputihan
독감 [dokkam]: flu
두통 [dutong]: sakit kepala
류머티즘 [ryumeotijeum]: rematik
말라리아 [malaria]: malaria
맹장염 [maengjangyeom]: radang usus buntu
몸살 [momsal]: kecapean
배탈 [baetal]: sakit perut
백혈병 [baekyeolbyeong]: leukimia
부스름 [buseureum]: bisul
부중 [bujung]: busung lapar
설사 [seolsa]: diare
수두 [sudu]: cacar air
습진 [seupjin]: eksim
식중독 [sikjungdok]: keracunan makanan
신경병 [singyeongbyeong]: penyakit saraf
신장병 [sinjangbyeong]: sakit ginjal
심장병 [simjangbyeong]: sakit jantung
알레르기 [allereugi]: alergi
암 [am]: kanker
위암 [wiam]: kanker lambung
유방암 [yubangam]: kanker payudara
저혈압 [jeohyeorap]: hipotensi
적리 [jeokri]: disentri
전간 [jeongan]: ayan
조양 [joyang]: tumor
중독 [jungdok]: keracunan
천식 [cheonsik]: asma
치통 [chitong]: sakit gigi
코감기 [kogamgi]: pilek
피부병 [pububyeong]: sakit kulit
홍역 [hongyeok]: campak
화상 [hwasang]: luka bakar
황달 [hwangdal]: sakit kuning
[bahasa korea] organ tubuh (인체)
머리 [meori]: kepala, rambut
머리카락 [meorikarak]: rambut (di kepala)
생머리 [saengmeori]: rambut lurus
곱슬머리 [gopseulmeori]: rambut keriting
반곱슬 머리 [bangopseulmeori]: rambut ikal
대머리 [daemeori]: botak
수염 [suyeom]: rambut (di wajah)
콧수염 [kotsuyeom]: kumis
염소수염 [yeomsosuyeom]: jenggot
광대뼈 [gwangdaeppyeo]: tulang pipi
귀 [gwi]: telinga
고막 [gomak]: gendang telinga
귓불 [gwitpul]: daun telinga
이도 [ido]: lubang telinga
눈 [nun]: mata
안구 [angu]: bola mata
각막 [gangmak]: kornea
눈꺼풀 [nunkkeopul]: kelopak
동공 [donggong]: pupil
망막 [mangmak]: retina
홍채 [hongchae]: iris
속눈썹 [songnunsseop]: bulu mata
눈썹 [nunsseop]: alis
두개골 [dugaegol]: tengkorak
두피 [dupi]: kulit kepala
모근 [mogeun]: akar rambut
보조개 [bojogae]: lesung pipi
뺨 [ppyam]: pipi
얼굴 [eolgul]: wajah
이마 [imi]: dahi
입 [ip]: mulut
입술 [ipsul]: bibir
이 [i]: gigi
앞니 [amni]: gigi seri
어금니 [eogeumni]: gigi geraham
사랑니 [sarangni]: gigi bungsu
의치 [uichi]: gigi palsu
유치 [yuchi]: gigi susu
영구치 [yeongguchi]: gigi tetap
충치 [chungchi]: gigi rusak
입가 [ipka]: daerah sekitar mulut
잇몸 [inmom]: gusi
혀 [hyeo]: lidah
코 [ko]: hidung
턱 [teok]: rahang
턱 끝 [teok kkeut]: dagu
털 [teol]: rambut
피 [pi]: darah
피부 [pibu]: kulit
몸 [mom]: badan
가슴 [gaseum]: dada, hati
갈비뼈 [galbippyeo]: rusuk
골반 [golban]: tulang panggul
등 [deung]: punggung
배 [bae]: perut
배꼽 [baekkop]: pusar
어깨 (eokkae): bahu
허리 [heori]: pinggang
뼈 [ppyeo]: tulang
근육 [geunyuk]: otot
땀 [ttam]: keringat
침 [chim]: air liur
목 [mok]: leher
목젖 [meokjeot]: jakun
성대 [seongdae]: pita suara
편도선 [pyeondoseon]: amandel
기관 [gigwan]: trakea
식도 [sikto]: kerongkongan
흉터 [hyongteo]: bekas luka
점 [jeom]: tahi lalat
여드름 [yeodeureum]: jerawat
손가락 [songarak]: jari tangan
겨드랑이 [gyeodeurangi]: ketiak
겨드랑이 털 [gyeodeurangi teol]: rambut ketiak
새끼손가락 [saekkisongarak]: kelingking
손 [son]: tangan
손가락 마디 [songarak madi]: ruas jari tangan
손등 [sondeung]: punggung tangan
손목 [sonmok]: pergelangan tangan
손바닥 [sonbadak]: telapak tangan
손톱 [sontop]: kuku jari tangan
약지손가락 [yakjisongarak]: jari manis
엄지손가락 [eopjisongarak]: jari jempol
중지손가락 [jungjisongarak]: jari tengah
오른손 [oreunson]: tangan kanan
왼손 [oenson]: tangan kiri
주먹 [jumeok]: kepalan
팔 [pal]: lengan
팔꿈치 [palkkumchi]: siku
팔뚝 [palttuk]: lengan bawah
상박 [sangbak]: lengan atas
넓적다리 [neolpjeoktari]: paha
다리 [dari]: kaki
무릎 [mureup]: lutut
발 [bal]: kaki
발가락 [balgarak]: jari kaki
발꿈치 [balkkumchi]: tumit
발등 [baldeung]: pergelangan kaki
발목 [balmok]: pergelangan kaki
발바닥 [balbadak]: telapak kaki
발톱 [baltop]: kuku jari kaki
슬 개골 [seul gaegol]: tempurung lutut
아킬레스 건 [akilleseu geon]: urat keting
오른발 [oreunbal]: kaki kanan
왼발 [oenbal]: kaki kiri
종아리 [jongari]: betis
간 [gan]: hati
결장 [gyeoljang]: usus besar
뇌 [noe]: otak
담낭 [damnang]: empedu
대장 [daejang]: usus besar
마음 [maeum]: hati, perasaan
맹장 [maengjang]: usus buntu
방광 [banggwang]: kantung kemih
비장 [bijang]: limfa
소장 [sojang]: usus halus
신장 [sinjang]: ginjal
심장 [simjang]: jantung
위 [wi]: perut
폐 [pye]: paru-paru
장 [jang]: usus

Negara (나라)
뉴질랜드: selandia baru
독일: jerman
러시아: rusia
말레이시아: malaysia
멕시코: meksiko
모로코: maroko
미국: amerika serikat
브라질: brazil
스위스: swiss
스페인: spanyol
싱가포르: singapura
아르헨티나: argentina
영국: inggris
이집트: mesir
인도: india
인도네시아: indonesia
일본: jepang
중국: china
프랑스: perancis
한국: korea
호주: australia

Bahasa (언어)
독어: bahasa jerman
스페인어: bahasa spanyol
영어: bahasa inggris
인도ㅔ시아어 : bahasa indonesia
일어: bahasa jepang
프랑스어: bahasa perancis
한국어(한국말): bahasa korea

Mata uang (동전)
달러: dolar (amerika serikat, hongkong, australia)
루피아: rupiah (indonesia)
마르크: mark (jerman)
엔: yen (jepang)
원: won (korea)
유러: euro (negara-negara eropa)
파운드: poundsterling (inggris)
프랑: franc (perancis)

Agama (종교)
기독교: kristen
불교: budha
이슬람교: islam
천주교: khatolik
힌두교: hindu

[bahasa korea] lokasi dan arah (위치)
November 15, 2010
yoonilee bahasa korea bahasa korea Leave a comment

옆에 [yeope]: di sebelah
뒤에 [dwie]: di belakang
앞에 [ape]: di depan
아래에 [araee]: di bawah
위에 [wie]: di atas
사이에 [saie]: di antara
안에 [ane]: di dalam
밖에 [bake]: di luar
왼쪽 [oenchok]: kiri
오른쪽 [oreunchok]: kanan
복쪽 [bokchok]: utara
동쪽 [dongchok]: timur
남쪽 [namchok]: selatan
서쪽 [seochok]: barat

[bahasa korea] alat transportasi (수송)
November 14, 2010
yoonilee bahasa korea bahasa korea Leave a comment

기차 [gicha]: kereta api
배 [bae]: kapal
버스 [beoseu]: bis
비행기 [bihaenggi]: pesawat terbang
오토바이 [otobai]: sepeda motor
자동차 [jadongcha]: mobil
자전거 [jajeongeo]: sepeda
지하철 [jihacheol]: kereta listrik bawah tanah
택시 [taeksi]: taksi
헬리콥터 [hellikopte]: helikopter

[bahasa korea] tempat (장소)
November 14, 2010
yoonilee bahasa korea bahasa korea Leave a comment

가게 [gage]: toko (secara umum)
건물 [geonmul]: gedung
경찰서 [gyeongchalseo]: kantor polisi
곰원 [gomwon]: taman
공장 [gongjang]: pabrik
공항 [gonghang]: bandara
교실 [gyosil]: ruang kelas
교회 [gyohoe]: gereja
극장 [geukjang]: bioskop
기숙사 [gasoksa]: asrama
기차역 [gichayeok]: stasiun kereta api
꽃가게 [kkotkage]: toko bunga
대사관 [daesagwan]: kedutaan besar
대학교 [daehakkyo]: universitas
도서관 [doseogwan]: perpustakaan
매점 [maejeom]: kantin
미용실 [miyongsil]: salon
배화점 [baehwajeom]: mall
버스 정류장 [beoseu jeongnyujang]: terminal bis
병원 [byeongwon]: rumah sakit
빌라 [pilla]: vila
사무실 [samusil]: kantor
서점 [sajeom]: toko buku
시장 [sijang]: pasar
시청 [sicheong]: gedung balai kota
식당 [siktang]: rumah makan
아파트 [apateu]: apartment
약국 [yakkuk]: toko obat
오피스텔 [opiseutel]: studio apartment
우체국 [ucheguk]: kantor pos
은행 [eunhaeng]: bank
주유소 [juyuso]: stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU)
주택 [jutaek]: komplek perumahan
지하철 [jihacheol]: subway
집 [jip]: rumah
커피숍 [keopisyop]: coffee shop
학교 [hakkyo]: sekolah
호텔 [hotel]: hotel
화장실 [hwajangsil]: toilet
회교 사원 [hoegyo sawon]: masjid
회사 [hwasa]: perusahaan

[bahasa korea] hubungan keluarga (가족 관계)
November 14, 2010
yoonilee bahasa korea bahasa korea Leave a comment

가족 [gajok]: keluarga
아버지 atau 아빠 [abeoji – appa]: ayah
어머니 atau 엄마 [eomeoni – eomma]: ibu
시아버지 [siabeoji]: ayah mertua
시어머니 [sieomeoni]: ibu mertua
부모님 [bumonim]: orang tua
할아버지 [harabeoji]: kakek (dari pihak ayah)
할머니 [halmeoni]: nenek (dari pihak ayah)
외할아버지 [oeharabeoji]: kakek (dari pihak ibu)
외할머이 [oehalmeoni]: nenek (dari pihak ibu)
언니 [eonni]: kakak perempuan (digunakan oleh perempuan)
누나 [nuna]: kakak perempuan (digunakan oleh laki-laki)
어빠 [eoppa]: kakak laki-laki (digunakan oleh perempuan)
형 [hyeong]: kakak laki-laki (digunakan oleh laki-laki)
동생 [dongsaeng]: adik
남동생 [namdongsaeng]: adik laki-laki
여동생 [yeodongsaeng]: adik perempuan
형제 [hyeongje]: saudara laki-laki
자매 [jamae]: saudara perempuan
아들 [adeul]: anak laki-laki (kandung)
딸 [ttal]: anak perempuan (kandung)
손자 [sonja]: cucu laki-laki
손녀 [sonnyeo]: cucu perempuan
남편 [nampyeon]: suami
아내 [anae]: istri
조카 [joka]: keponakan
사촌 [sachon]: sepupu
삼촌 [samchon]: paman (dari pihak ayah)
고모 [gomo]: bibi (dari pihak ayah)
외삼촌 [oesamchon]: paman (dari pihak ibu)
이모 [imo]: bibi (dari pihak ibu)
[bahasa korea] operasi hitung matematika
November 14, 2010
yoonilee bahasa korea bahasa korea Leave a comment

Penjumlahan + 더하기 deohagi
Pengurangan – 빼기 ppaegi
Perkalian × 곱하기 gopagi
Pembagian ÷ 나누기 nanugi

Contoh:
18 + 25 = 43
십팔 더하기 이십오는 사십삼
[sippal deohagi isiboneun sasipsam]

300 – 120 = 180
삼백 빼기 백이십은 백팔십
[sambaek ppaegi baegisibeun baekpalsip]

3 × 5 = 15
삼 곱하기 오는 십오
[sam gopagi oneun sibo]

4000 ÷ 200 = 20
사천 나누기 이백은 이십
[sacheon nanugi ibaegeun isip]

Dasar-Dasar Belajar Bahasa Korea

#1 Ekspresi Dasar
Pelajaran 1 – Percakapan Sehari-hari (drama)

Kata-kata dibawah ini, adalah kata2 umum yg sering diucapkan
sehari2, biasanya jg sering dipakai dalam percakapan didrama2 yg kita
tonton.
KOREAN – ROMANIZATION – TRANSLATION

네 – neh – Ya (lebih umum)
예 – yeh – Ya

아니요 – ahniyo – Tidak
안녕하세요? – annyeonghaseyo? – Apa kabar? Apa kamu baik2 saja?
안녕하세요 – annyeonghaseyo. – Halo / Hai (salam) baik-baik lah.

(name) … 입니다- … im ni da – Saya (nama)… (formal)
[만나서] 반갑습니다 – [man na seo] pan gap seub ni da – Senang bertemu anda

감사합니다 – kam sa ham ni da – Terima kasih (formal)
감사 [요] – kam sa hae yo – Terima kasih (informal)
고맙습니다 – goh map seub ni da – Terima kasih (formal)
고마워[요] – go ma wo [yo] – Terima kasih (informal)
죄송합니다 – chwe song ham ni da – maafkan saya (formal)

미안해[요] – mi an hae [yo] – maafkan saya; maaf (informal)
여보세요! – yeo bo se yo – Halo? (ditelepon)
누구세요? – nu gu seh yo? – siapa ini?
아니오, 괜찮아요 – ah ni oh, kwaen chan nah yo – tidak, terima kasih; tidak apa2;
괜찮아[요] – kwaen chan nah [yo] – tidak apa2; terima kasih kembali
알겠습니다 – al get seub ni da – Saya mengerti (formal)
아랐서[요] – a rat seo [yo] – saya mengerti (informal) (dengan teman, etc: digunakan saat marah / kesal)

그래요? – keu rae yo? – Oh, sungguh?; begitukah?
그래요. – keu rae [yo] – sungguh; begitu
Pelajaran 2 – Huruf Hidup Ganda (모음)
ㅐ ㅒ ㅔ ㅖ

eir yeir ere yere wa
ㅙ ㅝ ㅞ ㅟ

whae wo weo weou wei
Pelajaran 3 – Menggunakan Huruf Mati (자음) & Huruf Hidup (모음)

huruf hidup dalam bahasa korea dapat diletakan dikiri, kanan atau
bawah untuk membentuk suatu kata, berikut contoh penggunaannya: –

가 = ka

갸 = kya

바 = pa

뵤 = pyo

즈 = chu

머 = meo

너 = neo

디 = ti

요= yo

드 = tu

거 = keo

기 = ki

버 = peo

Ketika membuat kata, kamu harus menambahkan campuran huruf mati dan
huruf hidup, dimulai dengan huruf mati pada awal kata. dalam beberapa
hal, tidak ada perlu menggunakan huruf mati bila di permulaan kata
menggunakan ㅇ (null character).

ㅇ + ㅏ =
아 a

ㄹ + ㅡ + ㅁ =
름 rum

ㄱ + ㅏ + ㅁ =
감 kam

ㄲ + ㅜ + ㅇ =
꿍 kkoong

ㅇ + ㅗ +ㅅ =
옷 ot

ㅇ + ㅓ + ㅂㅅ =
없 eop

ㄲ + ㅗ + ㅊ =
꽃 kkot

ㅎ + ㅏ + ㄴ =
한 han

ㄱ + ㅡ + ㄱ =
극 guk

lebih lanjut dalam penyusunan kata

suku kata yang terdiri dari huruf mati dan ” huruf hidup vertikal”
ditulis dengan huruf mati pada sisi kiri dan huruf hidup pada sisi kanan
ㄴ + ㅏ = 나

n + a = na

suku kata yang terdiri dari huruf mati dan ” huruf hidup horisontal”
ditulis dengan huruf mati di atas sekali dan huruf hidup di bawah:
ㅁ + ㅗ = 모

m + o = mo

jika suku kata punya huruf mati, huruf hidup, dan huruf mati, huruf mati diakhir kata, disebut patch’im (maksudnya huruf pendukung) diletakkan di bawah suku kata tersebut.
ㅁ + ㅏ + ㄴ = 만
m + a + n = man
Pelajaran 4 – Grammer

nama korea

secara umum, nama korea terdiri dari 3 suku kata. pertama bagian
nama keluarga (seperti kim, lee dan park), kemudian diikuti dua nama
pertama. di korea, nama keluarga selalu diletakkan pertama berbeda
dengan nama barat misalnya Doojin Park maka dikorea ditulis Park Dojin.
Jika seseorang yang sudah kamu kenal baik, kamu dapat menggunakan nama
pertama mereka. akan tetapi kalau kamu belum mengenalnya dengan baik
atau baru bertemu pertama kali kamu akan menambahkan -ssi di ujung nama. contohnya Doojin-ssi

kalimat formal/sopan

dengan kata kerja yang berakhir dengan huruf hidup seperti ka-, ha- dan sa-, dapat menambahkan -yo di ujung kata, contohnya kayo
(yang berarti “pergi”, atau “saya pergi” atau “dia pergi”). kata kerja
yang sopan dapat digunakan sebagai pernyataan, pertanyaan, saran atau
perintah, atau sesuai bunyi penekanan suara kamu. Sebagai contoh, chal chinaessoyo dapat
digunakan sebagai pertanyaan/menanyakan bagaimana seseorang, atau bisa
merupakan suatu pernyataan/menegaskan. bahwa kamu dalam keadaan baik.
contoh lainnya yang lebih sering adalah annyong haseyo.
Pelajaran 5 – Struktur Kalimat dan Pesan

struktur kalimat korea dan urutan kata
di korea struktur kalimat berbeda dengan kalimat inggris/Indonesia, sebagai contoh kelompok kata chal chinaessooyo arti sesungguhnya berarti ” apakah kamu baik-baik saja? “ berlawanan dengan bahasa Indonesia/inggris. secara umum struktur kalimat korea dipecah menjadi subyek – objek – predikat (S-O-P). Kalau ada keterangan, diletakkan setelah subjek (S-K-O-P). Tidak seperti di Indonesia yang mengenakan S-P-O atau S-P-O-K.

contoh :
ibu membeli buah di pasar.

Menjadi ibu-di pasar-buah-membeli (ommaneun shijange gwaireul samnida).
Seperti biasa dengan menambahkan –yo maka membuat kalimat ini menjadi sopan, dan –ro yang berarti “untuk” atau -uro jika kata kerja berakhiran dengan huruf mati.
Contoh :
(di Indonesia) saya Pergi ke toko Untuk membeli roti
(di Korean) saya (optional) Beli roti Akan pergi ke toko
Kalimat ini di korea akan jadi na-do ppang sa-ro kayo (saya – beli roti – akan pergi).
* susunan ini hanya digunakan untuk kata kerja yang dikuti dengan ‘pergi’ dan ‘datang’ dan tidak dapat digunakan dengan kosakata yang lain diakhir kalimat.
Pelajaran 6 – Bertanya/meminta sesuatu

kata kerja korea yang berarti “ada” adalah issoyo ( 있 어요 ) caranya tergantung bagaimana kamu menggunakannya, dan apa yang sedang dibicarakan.
Kata baku dari kosakata ini adalah iss- dengan ditambahkan o dan partikel sopan ‘yo sehingga membentuk akhiran -oyo

akan tetapi untuk kata kerja yang berakhir dengan huruf hidup, menggunakan -a atau -o, seperti -ayo.
Akhiran huruf hidup – yo Akhiran huruf mati – ayo (ika berakhir dengan huruf hidup -a atau –o)
Akhiran huruf mati – oyo

Adapun kata yang berlawanan dari iss- adalah ops- yang artinya ‘tidak ada’
Contoh cara penggunaannya :
chogi issoyo berarti “itu ada di sana” , atau “-nya di sana”
issoyo berarti “saya punya/dia punya”
Opsoyo berarti “saya tidak punya” atau “tidak ada”

di toko
untuk memanggil penjaga toko atau pelayan, di Korea menggunakan ajussi (pria) yang berarti paman atau Ajumma(wanita) yang berarti bibi, tetapi ini digunakan sebagai kata umum untuk memanggil seseorang di toko yang umurnya 30 tahun keatas, dan Agassi untuk wanita yang lebih muda.
Di Korea, kami menggunakan partikel yang datang setelah kata benda bahwa itu berhubungan dengan, seperti na-do (me-too. di inggris, itu berlawanan, kami akan mengatakan ‘with-me, sedangkan korea. gunakan ‘me with’
di korea, partikel selalu didepan kata banda.

Contohnya : Na – do (saya juga)
dan di Korea kata yang digunakan adalah –hago, ini adalah partikel maka untuk penggunaannya harus disambung dengan kata benda. sebagai contoh, jika kamu mengatakan ‘burger dan chips’, di Korea itu menjadi ‘burger-hago chips. Kata hago menjadi bagian dari kata burger. partikel hago dapat juga berarti ‘dengan’ contohnya, doojin-hago shinae-e kayo yang artinya ‘saya pergi kekota dengan dojin.
Pelajaran 7 – Nama Korea dan Topik

di Korea, untuk memanggil seorang pria dengan sopan biasanya menggunakan kata songsaengnim setelah nama keluarga atau nama, sedangkan arti sesungguhnya berarti guru. sebagai contoh, Yoo Songsaengnim atau dengan nama penuh Yoo Sanghyun songsaengnim. Tidak boleh menggunakan nama pertama, seperti Sanghyun Songsaengnim. Tapi jika menggunakan -ssi, kamu dapat menggunakannya setelah nama panjang atau nama pertama, contohnya, Yoo Sanghyun-ssi atau Sanghyun-ssi.

Berbeda dengan di Inggris, wanita dinegara korea tidak mengambil
nama keluarga suami mereka ketika mereka menikah. sebagai contoh jika
Mrs han menikah dengan ke Mr kim, tetapi dia boleh juga dipanggil
dengan Kim Songsaengnim-puin (istri Mr. Kim, atau dia boleh menggunakan istilah inggris seperti Misesu Han(mrs han).

menggunakan kopula untuk menggambarkan “ini adalah itu” di
korea, jika kamu ingin menggambarkan tentang sesuatu, kamu akan harus
menggunakan kata kerja khusus yang disebut kopula. di negara Korea,
kopula ini letakkan di ujung kalimat, dan ini digunakan untuk
membedakan dengan kata kerja yang biasa.
Jika kamu mau mengatakan A adalah B (seperti “Ini adalah buku kamus”)
A B-ieyo (atau B-eyo) Ini buku kamus-ieyo
Jika B diakhiri dengan huruf hidup maka menggunakan –eyo, tapi jika B berakhir dengan huruf mati maka menggunakan –ieyo. Contoh: Songsaengnim-ieyo (Ini guru), soju-eyo (ini soju)

Penting: Korea kopula hanya
dipakai untuk menggambarkan jika ini “sama dengan” dan tidak dapat
dipakai untuk memberitahukan lokasi (misal diatas, dibawah) juga tidak
dapat dipakai untuk “situasi tertentu” (misal; marah, gembira)

Menggambarkan bagaimanakah Korea memiliki kata yang berarti “cara tertentu”
Ottaeyo artinya Bagaimana?

Seperti dalam:
songsaengnim ottaeyo? (bagaimana gurunya? Atau seperti apa gurunya?)
saob ottaeyo? (Bagaimana bisnisnya? Atau Bisnisnya seperti apa?)

Kuraeyo arti sebenarnya adalah “seperti itu”, bisa juga digunakan untuk menyatakan ‘itu betul’
Sebaliknya jika Kuraeyo? Digunakan untuk bertanya, maka akan menjadi “Sungguh?”, “Betulkah?”.
Korea memiliki partikel spesial yang digunakan untuk memberikan penekanan tentang apa yang sedang dibicarakan.
Dengan menambahkan –un atau nun, akan memberikan penekanan pada subyek.-nun (utk yg berakhiran dgn huruf hidup) atau –un (utk yg berakhiran dgn huruf mati) selalu dikaitkan dengan kata benda.
Contohnya:
soju-nun (utk Soju), Songsaengnim-un (untuk guru).
Pelajaran 8 – Angka Korea
Dalam angka Korea, terdapat dua jenis, angka Korea dan angka serapan dari bahasa Cina.
Secara umum jenis bilangan korea digunakan ketika menghitung sesuatu dalam unit yang lebih kecil seperti : jam dari 1-12.

I
(bilangan serapan dari china)

일 [il] : satu 이 [i] : dua 삼 [sam] : tiga 사 [sa] : empat 오 [o] : lima 육 [(r)yuk] : enam 칠 [chil] : tujuh 팔 [pal] : delapan 구 [gu] : sembilan 십 [sip] : sepuluh
십일 [sib-il] : sebelas
십이 [sib-i] : duabelas
십삼 [sib-sam] : tigabelas (dst)

일십 [il-ship] : duapuluh
삼십 [sam-ship] : tiga puluh (dst)
백 [baek] : seratus
이백 [ibaek] : duaratus
삼백 [sambaek] : tigaratus (dst)
천 [cheon] : seribu 만 [man] : sepuluh ribu
이만 [i-man] : duapuluh ribu
삼만 [sam-man] : tigapuluh ribu
사만 [sa-man] : empatpuluh ribu 십만 [sim-man] : seratus ribu 백만 [baengman] : satu juta 천만 [cheonman] : sepuluh juta 억 [eok] : seratus juta

II
(bilangan Korea)

하나 [hana] : satu 둘 [dul] : dua 셋 [set] : tiga 넷 [net] : empat 다섯 [daseot] : lima 여섯 [yeoseot] : enam 일곱 [ilgop] : tujuh 여덟 [yeodeolp] : delapan 아홉 [ahop] : sembilan 열 [yeol] : sepuluh

한 시간 [han sigan] : satu jam 두 시간 [du sigan] : dua jam 세 시간 [se sigan] : tiga jam 네 시간 [ne sigan] : empat jam 다섯 시간 [daseot ssigan] : lima jam

일주일 [iljjuil] : satu minggu
Pelajaran 9 – Jam
Menit = pun (분)
Jam = shigan (시간)
Pukul = shi (시)

Pukul 00.00-12.00 siang (ojon), pukul 12.00-00.00 malam (ohu).
Jam diucapkan dalam bilangan Korea yang sebagiannya disingkat. Menit diucapkan dalam bilangan bahasa Cina

1 menit = il bun
2 menit = i bun
3 menit = sam bun (dst)
10 menit = ship bun
11 menit = ship-il bun
12 menit = ship-I bun
1 jam = hana shigan
2 jam = dul shigan (dst)
27 menit = I ship chill bun
28 menit = I ship pal bun
30 menit = sam ship ppun
40 menit = sa ship ppun
51 menit = o ship il bun
52 menit = o ship I bun
Pukul 4:30 = ne shi pan
4:05 = ne shi obun
5:15 = tasot shi shibo bun
Tanda bagi a.m & p.m ditempatkan sebelum jam, seperti :
12.00 a.m = ohu yoltu shi imnida
06.30 p.m = ohu yasot shi samship
06.30 a.m = ojon yasot shi samship
Pelajaran 10 – Minggu & Bulan
Menghitung minggu biasanya menggunakan bilangan bahasa china
1 minggu = 일주 [il joo]
2 minggu = 이주[i joo]
3 minggu = 삼주 [sam joo]
4 minggu = 사주 [sa joo]
5 minggu = 오주 [o joo]
6 minggu = 육주 [yuk joo]
7 minggu = 칠주 [chil joo]
8 minggu = 팔주 [pal joo]
9 minggu = 구주 [ku joo]
10 minggu = 십주 [ship joo]
Istilah bulan adalah angka china (1-12) dan ditambahkan wol
Bulan = 월 [wol]
Januari = 일월 [irwol]
Februari = 이월 [I wol]
Maret = 삼월 [samwol]
April = 사월 [sawol]
Mei = 오월 [owol]
Juni = 육월 [yu wol]
Juli = 칠월 [chiwol]
Agustus = 팔월 [palwol] September = 구월 [gu wol] Oktober = 십월 [sipwol]
November = 십일월 [sib-ilwol]
Desember = 십이월 [sib-iwol]
Pelajaran 11 – Kalimat Positif & Menyangkal
Untuk membuat kalimat positif dan kalimat menyangkal, ada 3 cara dalam tata bahasa Korea.
a) 이다 / (이/가) 아니다 [ida/(i/ga) anida]

contoh)
한국사람이다. / 한국사람이 아니다.
b) 있다 / 없다

contoh)
한국 친구가 있다. / 한국 친구가 없다.
c) Untuk membuat kata kerja yang menyangkal, kata ‘안’ dipasang di depan kata kerja.

contoh)
김치를 먹는다. / 김치를 안 먹는다.
Pelajaran 12 – Keterangan Waktu

Pada dasarnya, keterangan waktu dalam Bahasa Korea dibagi 3, yakni sekarang, lampau dan waktu yang akan datang.
Untuk membuat keterangan waktu lampau, ‘았’, ‘었’, dan ‘였’ dipasang di belakang kata keterangan.
contoh)
공부하다 공부하 + 였 + 다 공부하였다(공부했다)
살다 살 + 았 + 다 살았다
먹다 먹 + 었 + 다 먹었다
Untuk membuat keterangan waktut yang akan datang, ‘겠’, ‘을 것’, ‘을 거’ dan ‘ㄹ거’ dipasang di belakang kata keterangan.
contoh)
가다 가 + 겠 + 다 가겠다
가다 가 + ㄹ 것 + 이 + 다 갈 것이다
가다 가 + ㄹ 거 + 다 갈거다 (kalimat singkat)

#2 Hangeul
Pelajaran 1 – Huruf Vokal dan Konsonan Hangeul

Hangul adalah nama resmi Bahasa Korea yang dipakai oleh Bangsa Korea
setelah diciptakan oleh Raja Agung Sejong, Dinasti Chosun pada tahun
1443. Jumlah huruf Hangul adalah 24 yang terdiri atas 10 huruf vokal
dan 14 huruf konsonan.
Huruf vokal: ㅏㅑㅓㅕㅗㅛㅜㅠㅡㅣ
Huruf konsonan: ㄱㄴㄷㄹㅁㅂㅅㅇㅈㅊㅋㅌㅍㅎ

Cara penulisan Bahasa Korea Hangul dilakukan setelah menggabungkan
huruf vokal dan konsonan untuk membentuk satu suku-kata seperti bahasa
asing lainnya, dan dituliskan dari kiri ke kanan atau dari atas ke
bawah.
ㅎ+ㅏ+ㄴ= 한 ㄱ+ㅜ+ㄱ= 국
h + a + n = Han g + u + k = Guk
한국= Hanguk (Korea Selatan)
Pelajaran 2 – Huruf Vokal Ganda & Konsonan Ganda
Huruf vocal ganda:
ㅐㅒㅔㅖㅘㅚㅝㅞㅟㅢ
Contoh: 개
Huruf konsonan ganda:
ㄲㄸㅃㅆㅉ
Contoh: 띠
Pelajaran 3 – Huruf Konsonan Akhir

Dalam satu suku-kata, huruf konsonan Hangul dapat dipasang di depan atau di belakang huruf vokal.

19 huruf konsonan termasuk semua konsonan ganda dapat dipasang di
depan huruf vokal secara keseluruhan tetapi di belakang huruf vokal, 16
huruf konsonan saja kecuali 3 konsonan ganda, ㄸ, ㅃ, ㅉ dapat dipasang.
Menyusul huruf vokal untuk membentuk konsonan rangkap disebut 받침 (bachim).
받침 mempunyai 7 nilai kata yakni ㅇ, ㅁ, ㄴ, ㄹ, ㅂ, ㄷ, ㄱ
Pelajaran 4 – Pengucapan
1. Huruf Vokal
ㅏ[a]
ㅑ[ya]
ㅓ[eo]
ㅕ[yeo]
ㅗ[o]
ㅛ[yo]
ㅜ[u]
ㅠ[yu]
ㅡ[eu]
ㅣ[i]

contoh)
아이[ai]
아우[au]
야유[yayu]
여유[yeoyu]
오이[oi]
우유[uyu]
이유[iyu]

2. Huruf Konsonan
ㄱ[giyeok]
ㄴ[nieun]
ㄷ[digeut]
ㄹ[rieul]
ㅁ[mieum]
ㅂ[bieup]
ㅅ[siot]
ㅇ[ieung]
ㅈ[jieut]
ㅊ[chieut]
ㅋ[kieuk]
ㅌ[tieut]
ㅍ[pieup]
ㅎ[hieut]

contoh) ㄱ :
거기[geogi]
고가[goga]
고기[gogi]
아가[aga]
아기[agi]
야구[yagu]
여기[yeogi]
이야기[iyagi]
contoh) ㄴ :
나[na]
너[neo]
나이[nai]
누구[nugu]
누나[nuna]
어느[eoneu]
누누이[nunu-i]

contoh) ㄷ :
타다[tada]
모두[modu]
두루[duru]
어디[eodi]
주다[juda]
드디어[deudieo]

contoh) ㄹ :
미리[miri]
고구려[goguryeo]
다리[dari]
오리[ori]
요리[yori]
우리[uri]
꾸러미[kkureomi]

contoh) ㅁ :
나무[namu]
머루[meoru]
머리[meori]
마루[maru]
어머니[eomeoni]

contoh) ㅂ :
비녀[binyeo]
두부[dubu]
바다[bada]
바보[babo]
보수[bosu]
부부[bubu]
바나나[banana]

contoh) ㅅ :
교수[gyosu]
소리[sori]
사자[saja]
서리[seori]
수수[susu]
스스로[seuseuro]
수시로[susiro]

contoh) ㅈ:
자수[jasu]
바지[baji]
저기[jeogi]
조류[joryu]
주머니[jumeoni]
아버지[abeoji]

contoh) ㅊ:
차차[chacha]
추수[chusu]
치즈[chijeu]
처마[cheoma]
주차[jucha]
미처[micheo]

contoh) ㅋ:
키다리[kidari]
코코아[kokoa]
크리스마스[keuriseumaseu]
켜다[kyeoda]
크다[keuda]
커지다[keojida]

contoh) ㅌ:
타조[tajo]
도토리[dotori]
타수[tasu]
투지[tuji]
버터[beoteo]
토마토[tomato]

contoh) ㅎ:
하루[haru]
허수아비[heosuabi]
휴지[hyuji]
호루라기[horuragi]
휴가[hyuga]
허리[heori]

3. Pasangan Huruf Dasar
가[ga]
갸[gya]
거[geo]
겨[gyeo]
고[go]
교[gyo]
구[gu]
규[gyu]
그[geu]
기[gi]
나[na]
냐[nya]
너[neo]
녀[nyeo]
노[no]
뇨[nyo]
누[nu]
뉴[nyu]
느[neu]
니[ni]
다[da]
댜[dya]
더[deo]
뎌[dyeo]
도[do]
됴[dyo]
두[du]
듀[dyu]
드[deu]
디[di]
라[ra]
랴[rya]
러[reo]
려[ryeo]
로[ro]
료[ryo]
루[ru]
류[ryu]
르[reu]
리[ri]
마[ma]
먀[mya]
머[meo]
며[myeo]
모[mo]
묘[myo]
무[mu]
뮤[myu]
므[meu]
미[mi]
바[ba]
뱌[bya]
버[beo]
벼[byeo]
보[bo]
뵤[byo]
부[bu]
뷰[byu]
브[beu]
비[bi]
사[sa]
샤[sya]
서[seo]
셔[syeo]
소[so]
쇼[syo]
수[su]
슈[syu]
스[seu]
시[si]
아[a]
야[ya]
어[eo]
여[yeo]
오[o]
요[yo]
우[u]
유[yu]
으[eu]
이[i]
자 [ja]
쟈[jya]
저[jeo]
져[jyeo]
조[jo]
죠[jyo]
주[ju]
쥬[jyu]
즈[jeu]
지[ji]
차[cha]
챠[chya]
처[cheo]
쳐[chyeo]
초[cho]
쵸[chyo]
추[chu]
츄[chyu]
츠[cheu]
치[chi]
카[ka]
캬[kya]
커[keo]
켜[kyeo]
코[ko]
쿄[kyo]
쿠[ku]
큐[kyu]
크[keu]
키[ki]
타[ta]
탸[tya]
터[teo]
텨[tyeo]
토[to]
툐[tyo]
투[tu]
튜[tyu]
트[teu]
티[ti]
파[pa]
퍄[pya]
퍼[peo]
펴[pyeo]
포[po]
표[pyo]
푸[pu]
퓨[pyu]
프[peu]
피[pi]
하[ha]
햐[hya]
허[heo]
혀[hyeo]
호[ho]
효[hyo]
후[hu]
휴[hyu]
흐[heu]
히[hi]
4. Vokal Ganda
ㅐ[ae]
ㅒ[yae]
ㅔ[e]
ㅖ[ye]
ㅘ[wa]
ㅙ[wae]
ㅚ[oe]
ㅝ[wo]
ㅞ[we]
ㅟ[wi]
ㅢ[ui]
..
contoh) ㅐ:
애[ae]
개[gae]
배[bae]
새[sae]
해[hae]
개미[gaemi]
노래[norae]
야채[yachae]
지우개[jiugae]
..
..
..
contoh) ㅒ:
얘[yae]
걔[gyae]
얘기[yaegi]
..
contoh) ㅔ:
에[e]
네[ne]
가게[gage]
수세미[susemi]
제비[jebi]
메아리[meari]
테이프[teipeu]
..
contoh) ㅖ:
예[ye]
폐[pye]
세계[segye]
시계[sigye]
폐하[pyeha]
..
..
..
contoh) ㅘ:
와라[wara]
좌우[jwau]
치과[chikkwa]
과자[gwaja]
수채화[suchaehwa]
교과서[gyokkwaseo]
..
..
contoh) ㅙ:
왜[wae]
돼지[dwaeji]
쾌유[kwaeyu]
..
contoh) ㅚ:
뇌[noe]
외부[oebu]
회계[hoegye]
쇠고기[soegogi]
외교[oegyo]
..
..
..
contoh) ㅝ:
더워요[deowoyo]
고마워요[gomawoyo]
추워요[chuwoyo]
뭐[mwo]
contoh) ㅞ:
궤도[gwedo]
웨이터[weiteo]
..
..
contoh) ㅟ:
위[wi]
사마귀[samagwi]
취미[chwimi]
뒤[dwi]
쥐[jwi]
쉬다[swida]
..
..
contoh) ㅢ:
의미[uimi]
의사[uisa]
의리[uiri]
의지[uiji]
주의[ju-ui]
회의[hoe-ui]
..

5. Konsonan Ganda
ㄲ[ssang kiyeok]
ㄸ[ssang digeut]
ㅃ[ssang bieup]
ㅆ[ssang siot]

ㅉ[ssang jieut]

contoh)
까[kka]
꺄[kkya]
꺼[kkeo]
껴[kkyeo]

꼬[kko]
꾜[kkyo]
꾸[kku]
뀨[kkyu]

끄[kkeu]
끼[kki]

따[tta]
땨[ttya]
떠[tteo]
뗘[ttyeo]

또[tto]
뚀[tty]
뚜[ttu]
뜌[ttyu]

뜨[tteu]
띠[tti]

빠[ppa]
뺘[ppya]
뻐[ppeo]
뼈[ppyeo]

뽀[ppo]
뾰[ppyo]
뿌[ppu]
쀼[ppyu]

쁘[ppeu]
삐[ppi]

싸[ssa]
쌰[ssya]
써[sseo]
쎠[ssyeo]

쏘[sso]
쑈[ssyo]
쑤[ssu]
쓔[ssyu]

쓰[sseu]
씨[ssi]

짜[jja]
쨔[jjya]
쩌[jjeo]
쪄[jjyeo]

쪼[jjo]
쬬[jjy]
쭈[jju]
쮸[jjyu]

쯔[jjeu]
찌[jji]

contoh) ㄲ:
까마귀[kkamagwi]
끄다[kkeuda]
조끼[jokki]
꼬리[kkori]

꾸러기[kkureogi]

contoh) ㄸ:
따르다[ttareuda]
허리띠[heoritti]
또[tto]
뜨다[tteuda]

사또[satto]

contoh) ㅃ:
뿌리[ppuri]
뻐꾸기[ppeokkugi]
삐다[ppida]
아빠[appa]

뽀뽀[ppoppo]

contoh) ㅆ:
싸다[ssada]
싸우다[ssauda]
쓰다[sseuda]
이쑤시개[issusiga]

아저씨[ajeossi]

contoh) ㅉ:
짜다[jjada]
버찌[beojji]
찌꺼기[jjikkeogi]
짜리[jjari]

6. Konsonan Akhir
konsonan akhir
pengucapan
ㄱ,ㅋ,ㄲ
[k]

[n]
ㄷ, ㅅ, ㅆ, ㅈ, ㅊ, ㅌ, ㅎ
[t]

[l]

[m]
ㅂ, ㅍ
[p]

[o]
contoh) ㄱ:
곡식[gokssik]
낚시[nakssi]
부엌[bueok]
밖[bak]
가극[gageuk]
미역[miyeok]
지축[jichuk]
둑[duk]
석식[seoksik]
옥[ok]
..
..
contoh) ㄴ:
산[san]
논[non]
눈[nun]
돈[don]
미관[migwan]
전신주[jeonsinju]
친구[chin-gu]
언니[eonni]
진주[jinju]
안대[andae]
..
..
contoh) ㄷ:
멋[meot]
곧[got]
낫[nat]
낯[nat]
밭[bat]
옷[ot]
엿[yeot]
꽃[kkot]
샅바[satppa]
했다[haetta]
닿소리[datssori]
..
contoh) ㄹ:
달[dal]
길[gil]
마을[maeul]
연실[yeonsil]
서울[seoul]
불[bul]
개울[gae-ul]
저울[jeo-ul]
비밀[bimil]
..
..
..
contoh) ㅁ:
몸[mom]
숨[sum]
김치[gimchi]
감[gam]
점심[jeomsim]
사람[saram]
이름[ireum]
섬[seom]
마음[maeum]
..
..
..
contoh) ㅂ:
입[ip]
앞[ap]
옆[yeop]
숲[sup]
컵[keop]
밥[bap]
아홉[ahop]
일곱[ilgop]
엎다[eoptta]
업다[eoptta]
..
..
contoh) ㅇ:
사랑[sarang]
강[gang]
빵[ppang]
유령[yuryeong]
냉면[naengmyeon]
성[seong]
강낭콩[gangnangkong]
형[hyeong]
수영[suyeong]
..
..
..
* Contoh pengucapan konsonan akhir lain termasuk konsonan akhir ganda
앉다[antta]
몫[mok]
맑다[maktta]
흙[heuk]
읽다[iktta]
여덟[yeodeolp]
넓다[neolptta]
밟다[baptta]
핥다[haltta]
읊다[euptta]
값[gap]
없다[eoptta]
삶다[samtta]

Penggunaan Bahasa Korea Sehari-Hari

Gambar

( Annyong hasimnika ? ) Apa kabar ? Selamat Pagi, Siang, Sore, Malam ( Informal )

안녕히 가십시요 ( Annyonghi Gasipsiyo ) Selamat Jalan

안녕히 가세요 ( Annyonghi Gaseyo ) Selamat Jalan ( Informal )

안녕히계십시요 ( Annyonghi Gyesipsiyo ) Selamat Tinggal

안녕히계세요 ( Annyonghi Gyeseyo ) Selamat Tinggal ( Informal )

안녕히주무세요 ( Annyonghi Jumuseyo ) Selamat Tidur

잘자요 ( Cal Cayo ) Selamat Tidur ( Informal )

어서 오십시요 ( Oso Osipsiyo ) Selamat datang / Silahkan Masuk

어서 오세요 ( Oso Oseyo ) Selamat datang / Silahkan Masuk ( Informal )

들어오십시요 ( Deuro Osipsiyo ) Silahkan Masuk. ( Yang menyuruh didalam )

들어 오세요 ( Deuro Oseyo ) Silahkan Masuk ( Informal )

들어 가십시요 ( Deuro Gasipsiyo ) Silahkan Masuk ( Yang menyuruh berada diluar )

들어 가세요 ( Deuro Gaseyo ) Silahkan Masuk ( Yang menyuruh berada diluar ) ( Informal )

어떻게지냈습니까 ? (Ottokhe Jinesimnika) Bagaimana Kabar anda ?

어떻게지내세요 ? ( Ottokhe Jineseyo ) Bagaimana Kabar anda ? ( Informal )

잘지냅니다 ( Cal Cinemnida ) Baik – baik saja

잘지내요 ( Cal Cineyo ) Baik – baik saja ( Informal )

또만납시다 ( To Mannapsida ) Sampai Jumpa lagi

또만나요 ( To Mannayo ) Sampai jumpa lagi ( Informal )

실례합니다 ( Sile Hamnida ) Permisi

하세요 ( haseyo ) Silahkan

반갑습니다 ( Pan gapseumnida ) Senang berjumpa anda

반가워요 ( Pan gawoyo ) Senang berjumpa anda ( Informal )

감사합니다 ( Kamsa hamnida ) Terima kasih

천만의말씀입니다

( Chon mane mal seumnida ) Terima Kasih kembali

천만의요 ( Chon maneyo ) Terima kasih kembali ( Informal )

죄송합니다 ( Cwe song hamnida ) Mohon maaf

죄송해요 ( Cwe song heyo ) Mohon maaf ( Informal )

미안합니다 ( Mian hamnida ) Maaf

미안해요 ( Mian heyo ) Maaf ( Informal )

괜찮습니다 ( Kwen chan seumnida ) Tidak apa-apa

괜찮아요 ( Kwen chan ayo ) Tidak apa-apa(Informal)

잡드세요 ( Cap deuseyo ) Silahkan makan

식사하십시요 ( Siksa hasipsiyo ) Selamat makan

식사하세요 ( Siksa haseyo ) Selamat makan (Informal)

오늘 즐 거웠 습니다

( Oneul jeul gowo seumnida ) Hari ini sangat menyenangkan

오늘 즐 거웠 세요( Oneul jeul gowo seyo ) Hari ini sangat menyenangkan(Informal)

주말 잘 지내 십시요

( Ju mal cal cine sipsiyo ) Selamat berakhir pekan

주말 잘 지내 세요( Ju mal cal cineseyo ) Selamat berakhir pekan(Informal)

네, 있습니다 ( Ne, iseumnida ) Ya, ada/punya

네, 있어요 ( Ne, issoyo ) Ya, ada/punya (Informal)

아니요, 없습니다, ( Anio, opseumnida ) Tidak, tidak/tidak punya

아니요, 없어요 ( Anio, opsoyo ) Tidak, tidak/tidak punya (Informal)

좋아요 ( Coahyo ) Bagus

 

가옆서라 ( Gayophsora ) Kasihan

제기랄 ( Cegiral ) Sialan

그래요 ( Geureyo ) Bagus?

최고다 ( Cwegoda ) Asyik

정말 ( Congmal ) Sungguh

거짓말 ( Kojitmal ) Bohong

과연 ( Gwa yon ) Kemudian

예 ( Ye ) Ya

아, 네 ( A, Ne ) O, ya

아니오 ( Anio ) Tidak

물론 입니다 ( Mulon Imnida ) Tentu saja

안녕하십니까 ?

Cara Mempublish FF lewat FanFiction.net

Dulu saya kesulitan mempublish FF di fanfiction.net. Ini ada langkah-langkah yang mudah untuk seorang pemula.

1. Silakan log in, nanti masuk ke halaman account anda.

Note: Anda baru bisa mem-publish fanfic anda setelah 3 hari anda membuat akun fanfiction.net

Nah, yang pertama harus anda lakukan adalah meng-upload dokumen yang berisi fanfic anda ke akun anda. Lanjut gan.

2. Klik tab ‘Publish’ (letaknya di sebelah tab ‘Account’
3. Klik ‘Document Manager (Upload)’ (di bawah tulisan Publish). Di situ tempat anda buat meng-upload dokumen yang berisi fanfic anda. Bisa berformat *.doc (pakai Ms. Word) atau pakai Open Office juga bisa.
4. Isi kolom label, itu terserah anda mau diisi apa, misal ‘Fanfic Naruto chapter 1’ atau apalah.
5. Klik browse, cari file anda.
6. Ceklis ‘Story’ untuk Format Document-nya. Kalau DocX itu apa ya saya juga nggak begitu tau, yang jelas jarang digunakan.
7. Klik ‘Submit Document’

Dokumen anda telah selesai di-submit, dan sekarang sudah tersimpan di akun anda. Tidak permanen, hanya sekitar 60 hari. Anda juga bisa meng-upload dokumen lainnya, caranya sama seperti tadi. Mengupload dokumen juga harus per-chapter (kalau fanfic anda bersambung). Lanjut?

8. Anda bisa mengedit file tadi, klik saja namanya, dan di situ anda bisa mengedit-edit, misal kalau ada salah ketik atau apa. Kalau sudah selesai di-edit, klik save.

Langkah selanjutnya adalah mem-publish fic anda.

9. Klik tulisan ‘Guidelines’ (di bawah tulisan ‘Publish’). Silahkan baca (kalau tidak juga tak apa sih), lalu scroll ke bawah, klik tulisan ‘Yes, I have read and agreed to the content guidelines.’.
10. Klik ‘New Story’ (di bawah tulisan ‘Publish’)
11. Ceklis tulisan ‘Normal’ jika fanfic anda hanya berisi satu fandom (misal hanya Naruto), atau ceklis ‘Crossover’ jika fanfic ada lebih dari 2 fandom (misal cerita campuran antara Naruto dan Bleach).
12. Pilih kategori. Misal anda membuat fanfic Naruto, klik ‘Anime/Manga’ –> ‘Naruto’.
13. Klik ‘Continue’.

Nah, setelah ini and harus mengisi formulir untuk identitas fanfic anda seperti:
Title (judul), Summary (deskripsi fanfic), Language (bahasa), Rating (rating, jadi fanfic anda itu sesuai untuk dbaca umur berapa. K untuk Kids, K+ untuk Kids Plus, T untuk Teen–remaja, dan M untuk Mature–dewasa–yang biasanya ada konten ‘terlarang’), Genre (jenis cerita, misal Romance dan Humor), lalu Status (‘In-progress’ kalau fic anda bersambung, dan ‘Complete’ untuk fic oneshot/sekali tamat). Isi Character dengan karakter dominan yang terdapat di fic anda. Misal Sakura dan Sasuke. Select Document, yaitu document yang tadi anda upload.

14. Klik ‘Publish New Story’.

Fanfic anda sudah dipublikasikan!

Note: Fanficmu akan muncul sekitar 1 jam kemudian di Fandom [insert your anime name].

Langkah-Langkah Diet yang Ringan dan Mudah

Sarapanlah Pada Pagi Hari
2 butir telur adalah menu sarapan yang baik, karena proteinnya akan membuat anda tidak terlalu lapar sampai siang. Jika anda memang butuh nasi, makanlah nasi yang dimasak dari beras merah. Serat pada beras merah akan membuat lebih kenyang, dan juga turut menyerap kelebihan lemak.

Minumlah Teh Hijau
Penelitian oleh American Journal of Clinical Nutrition pada tahun 2010 menunjukkan, teh hijau bisa meningkatkan metabolisme, dan pemakaian teratur 2 kali sehari bisa mengurangi 2 cm lingkar pinggang anda. Tapi ingat, Tehnya jangan pakai gula

Gunakan Kayumanis Pada Minuman Anda
Jika anda menggunakan pemanis buatan seperti Tropicana Slim, bisa juga. Tapi perlu diingat, sakarin yang terdapat pada pemanis buatan merupakan produk non alami.

Tidur Yang Cukup
Katanya diet, kok disuruh tidur? Karena kekurangan tidur akan memperlambat metabolisme tubuh anda.

Makan Daging (Yang Sudah Tanpa Lemak Tentunya)
Ingat, ini diet seimbang. Manusia memang ditakdirkan sebagai pemakan daging. Didalam daging banyak protein dan vitamin yang sangat berguna. Tapi ingat, anda hanya makan sedikit daging saja. Dan bukan daging yang ada lemaknya.

Kurangi Porsi Makan
Berapa porsi makan yang cukup? Kebutuhan kalori orang dewasa sekitar 2200 kalori sehari. Pokoknya jika anda merasa sudah tidak lapar lagi, itu berarti sudah cukup. Jangan makan sampai kenyang.

Cara Menghilangkan Bekas Jerawat

Cara Menghilangkan Bekas Jerawat Dengan Putih Telur

Ambil mangkuk kecil dan kocok 3 putih telur sampai menjadi mengembang dan putih. Usapkan putih telur pada kulit Anda. Konsentrasikan pada area yang bermasalah. Biarkan putih telur kering pada kulit dan tunggu beberapa menit sebelum bilas dengan air hangat. Lakukan ini 2-3 kali seminggu

Caranya mudah saja, Anda hanya membutuhkan satu butir telur. Pisahkan kuning dan putihnya. Sebelum mengoleskan putih telur pada wajah, bersihkan dulu wajah dengan sabun pembersih.

Lalu, panaskan air dan letakkan dalam wadah. Dekatkan wajah pada wadah dan biarkan uap hangatnya membuka pori-pori. Setelah itu, keringkan dengan handuk lembut. Baru aplikasikan putih telur di seluruh wajah hingga area leher.

Diamkan hingga putih telur mengering, biasanya  sekitar 10 hingga 15 menit. Setelah kering, bersihkan wajah dengan menggunakan handuk basah, lalu bilas dengan air. Pastikan tak ada sisa telur yang menempel di kulit wajah. Selamat Mencoba! ^^

Rumus bahasa Korea

Saya hanya mecopas artikel ini dari sebuah blog yang saya sudah lupa namanyaJ. Mian, saya hanya mereblog kembali.

1.       Kalimat berita sederhana positif

Subject + (un/nun) + kata benda + (ga/i) + (yeyo/iyeyo)

Keterangan :

–          Un, dipakai jika akhiran hurufnya konsonan

–          Nun, dipakai jika akhiran hurufnya vocal

–          Ga, dipakai jika akhiran hurufnya vocal

–          I, dipakai jika akhiran hurufnya konsonan

–          Yeyo, dipakai jika akhiran hurufnya vocal

–          Iyeyo, dipakai jika akhiran hurufnya konsonan

Contoh :

Nanun daehaksaengiyeyo

Saya adalah seorang murid

Atau jika dipisah seperti rumus menjadi :

Na + nun + daehaksaeng + I + yeyo

2.       Kalimat penyangkalan sederhana (negatif)

Subject + (un/nun) + kata benda + aniyeyo

Keterangan :

–          Un, dipakai jika akhiran hurufnya konsonan

–          Nun, dipakai jika akhiran hurufnya vocal

Contoh :

Kyuhyunun soselgaaniyeyo

Kyuhyun  bukan seorang penulis novel  #tapi maniak game #PLAK #ditabok sparkyu

Atau jika dipisah seperti rumus menjadi :

Kyuhyun + un + soselga + aniyeyo

3.      Pemilik barang

Ui

Contoh :

Eunhyuk-ui chaek

Buku milik Eunhyuk   

Nah memberdeul, itu tadi 3 rumus yang admin tau. Kita juga harus punya banyak kosakata bakor supaya dapat membuat kalimat yang baik dan benar dalam bakor. Admin usaha banget nih nyari rumus ini,,,

3 hal dasar yang sangat mempengaruhi pola perubahan kata kerja dalam pembentukan kalimat sederhana, yaitu:

>> Penghilangan Subyek dan/atau obyek.

>>Susunan kata.

>> Tingkat kesopanan berbicara.

Ketika berbicara dalam bahasa korea, kita harus memperhatikan siapayg kita ajak berbicara, apa hubungannya dengan kita, umur, dan status sosial untuk dapat menerapkan pilihan kata yang sopan dan tepat. Ada beberapa tingkatan kesopanan berbicara yang diletakkan sebagai akhiran (sufiks) pada akhir kata kerja sebuah kalimat. Secara umum, tingkatan kesopanan tersebut dibagi menjadi 3 kategori/bentuk yaitu:

– Bentuk sopan informal: bentuk ini digunakan pada situasi formal dan umuumnya digunakan pada percakapan antar pria. kalimat bentuk ini terdapat 2 macam akhiran yaitu:

*akhiran kata “mnida” . jika akhir kata kerja/kata sifat dasar berakhiran huruf Vokal .

Contoh:kada =>  ka (pergi) > kata kerja “ka” diakhiri dengan huruf vokal yaitu A, maka ditambahkan akhiran mnida menjadi = kamnida yang artinya ttap (pergi)

*akhiran “seumnida” , jika akhir kata kerja/kata sifat dasar berakhiran huruf konsonan.

Contoh: Meogda =>  Meog (makan) > kata kerja “meog” diakhiri dengan huruf konsonan yaitu G, maka ditambahkan akhiran seumnida menjadi = meogseumnida yang artinya tetap (Makan)

– Bentuk sopan informal: bentuk ini umumnya digunakan untuk percakapan sehari-hari. Khususnya digunakan oleh wanita. Kalimat bentuk ini terdapat 3 macam akhiran yaitu:

*akhiran “ayo” . jika kata kerja/kata sifat dasar berakhiran huruf “a”  dan “o” .

Contoh: kada => ka (pergi) > kata kerja “ka” diakhiri huruf voka “A” maka ditambahkan akhiran ayo menjadi = kayo bukan kaayo . yang artinya tetap sama yaitu pergi

Oda => O (datang) > kata kerja “o” terdiri dari satu huruf vokal maka ditambahkan akhiran ayo menjadi  = wayo (datang) . huruf O bertemu dengan akhiran Ayo maka akan berubah menjadi huruf WA dalam hangul .

* akhiran “eoyo“, jika kata kerja/kata sifat dasar berakhiran selain huruf “a” , “o”  dan “hada”

Contoh: Gidarida => gidari (datang) + eoyo (akhiran) = gidaryeoyo . akhiran huruf “i” apabila bertemu dengan akhiran “eoyo”, maka akan berubah menjadi “yeoyo” sesuai dengan penulisan dalam huruf hangul .

* akhiran “yeoyo” , jika kata kerja/kata sifat dasar berakhiran “hada”  .

Contoh: ilhada (bekerja) => ilha (bekerja) + yeoyo (akhiran) = ilhaeyo (bekerja) .

semua akhiran hada, akan berubah menjadi hae .

– Bentuk penghargaan/penghormatan: bentuk ini digunakan ketika berbicara pada orang yang berkedudukan lebih tinggi seperti atasan, klien, tamu, orang yang lebih tua atau yang dituakan, serta orang yang kedudukan sosial na lebih tinggi . bentuk ini tidak boleh digunakan ketika berbicara merujuk pada diri sendiri. Bentuk ini dibagi menjadi 2, yaitu:

* Akhiran “seyo'” , jika kata kerja/kata sifat berakhiran huruf vokal.

*Akhiran “euseyo” , jika kata kerja/kata sifat berakhiran huruf konsonan .

oke .. segini dulu catetan dari lead .. mian lok ada kesalahan dari materi dan penulisan na .. ^^

LEARN KOREAN LANGUAGE

  1. Penyengauan tejadi bila huruf ㅂ /b/, ㅍ /ph/, ㄷ /d/, ㅌ /th/, ㄱ /g/, dan ㅋ /kh/ di akhir suku kata bertemu dengan huruf ㅁ /m/ dan ㄴ /n/ di awal suku kata yang mengikutinya.

Rumus:

  • ㅂ, ㅍ + ㅁ/ㄴmenjadi ㅁ
  • ㄷ, ㅌ + ㅁ/ㄴ menjadi ㄴ
  • ㄱ, ㅋ + ㅁ/ㄴ menjadi ㅇ

Contoh:

  • Apabila ㅂ, ㅍ huruf bertemu dengan huruf ㅁ atau ㄴ dibaca ㅁ

습니다 (니다 seumnida), 앞문 (문 ammun)

  • Apabila huruf ㄷ, ㅌ bertemu dengan huruf ㅁ atau ㄴ dibaca ㄴ

받는다 (는다 banneunda), 낱말 (말 nanmal)

  • Apabila huruf ㄱ, ㅋ bertemu dengan huruf ㅁ atau ㄴ dibaca ㅇ

한국(국 hang guk), 친구 (구 ching gu), 학년 (년 hang nyeon)

2. Pengucapan untuk konsonan akhir yang bunyinya berubah

Contoh:

  • ㄲ, ㅋ bunyinya berubah menjadi k

부엌 (bu eok), 솎다 (sok da)

  • ㄷ, ㅅ, ㅈ, ㅎ, ㅆ, ㅊ, ㅌ bunyinya berubah menjadi t

닫다 (dat da), 옷 (ot), 놓다 (not da), 빛 (bit)

3. Apabila konsonan akhir diikuti dengan huruf ㅁ maka pengucapan konsonan akhir akan menggantikan posisi huruf ㅇ.

Contoh:

믿 음 (미듬 mideum), 사람이 (사라미 sarami)

4. Apabila konsonan akhir huruf ㅂ/b/, ㄷ /d/ dan ㄱ /g/ bertemu dengan huruf ㅂ /b/, ㄷ /d/, ㄱ /g/, ㅈ /j/, dan ㅅ /s/ maka pengucapannya berubah menjadi ㅃ, ㄸ, ㄲ, ㅉ, ㅆ

Rumus:

  • ㅂ, ㄷ, ㄱ + ㅂ menjadi ㅃ
  • ㅂ, ㄷ, ㄱ + ㄷ menjadi ㄸ
  • ㅂ, ㄷ, ㄱ + ㄱ menjadi ㄲ
  • ㅂ, ㄷ, ㄱ + ㅈ menjadi ㅉ
  • ㅂ, ㄷ, ㄱ + ㅅ menjadi ㅆ

Contoh:

납부 (납 nan ppun)

법대 (법 beob ttae)

답장 (답 dab cang)

학생 (학 hak ssaeng)

입국 (입 ib kuk)

  1.  5. Apabila huruf ㅂ, ㄷ, ㄱ, ㅈ bertemu dengan huruf ㅎ di awal suku kata yang mengikutinya maka bunyinya akan berubah menjadi ㅍ, ㅌ, ㅋ, ㅊ.

Rumus:

  • ㅂ + ㅎ menjadi ㅍ
  • ㄷ + ㅎ menjadi ㅌ
  • ㄱ + ㅎ menjadi ㅋ
  • ㅈ + ㅎmenjadi ㅊ

Contoh:

입항 (이 i phang)

낳다 (나 na tha)

이렇게 (이러 i reo khe)

그렇지 (그러 keu reo chi)

6.Apabila huruf ㄷ dan ㅌ di akhir suku kata bertemu huruf 이 di awal suku kata maka bunyinya akan berubah.

Rumus:

  • ㄷ + 이 menjadi 지
  • ㅌ + 이 menjadi 치
  • ㄷ + ㅎ + 이 menjadi 치

Contoh:

굳이 (구 gu ji)

같이 (가 ga chi)

받히다 (바다 ba chi da)

7.Konsonan ㄹ diucapkan ㄴ apabila mengikuti konsonan ㅁ, ㅇ, ㅂ dan ㄱ di akhir suku kata yang mengikutinya.

Pengecualian: khusus konsonan ㅂ dan ㄱ yang mengikuti konsonan ㄹ, ㅂ berubah menjadi ㅁ dan ㄱ menjadi ㅇ (rumus nomor 2).

Rumus:

1. ㅁ + ㄹ menjadi ㅁ + ㄴ

ㅇ + ㄹ menjadi ㅇ + ㄴ

2. ㅂ + ㄹ menjadi ㅁ + ㄴ

ㄱ + ㄹ menjadi ㅇ + ㄴ

Contoh:

  1. 심리 (심 sim ni)

함량 (함 ham nyang)

생략 (생 saeng nyak)

종류 (종 jong nyu)

  1. 법령 (범녕 beom nyeong)

국립 (궁닙 gung nib)

8. Konsonan ㄴ diucapkan ㄹ apabila diikuti konsonan ㄹ.

Rumus:

  • ㄴ + ㄹ
  • ㄹ + ㄴ

keduanya menjadi ㄹ + ㄴ

Contoh:

신라 (라 sil la)

신력 (력 sil lyeok)

한림원 (림원 hal lim won)